Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta 'Obat Kuat' Ekonomi RI 5,01%, Tumbuh di Atas China dan AS

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Sabtu, 14 Mei 2022 |06:01 WIB
6 Fakta 'Obat Kuat' Ekonomi RI 5,01%, Tumbuh di Atas China dan AS
Grafik Ekonomi (Foto: Okezone/Shutterstock)
A
A
A

"Pemerintah terus berupaya memulihkan perekonomian nasional, khususnya konsumsi masyarakat yang selama ini memiliki kontribusi terbesar dalam perekonomian nasional," katanya.

4. Ditopang Ekspor

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin mengumumkan perekonomian Indonesia pada triwulan I-2022 tumbuh 5,01 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) karena pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia, berdasarkan sisi pengeluaran secara tahunan (yoy) ditopang oleh ekspor 16,22 persen, konsumsi rumah tangga 4,34 persen, investasi 4,09 persen. Sedangkan belanja pemerintah tumbuh negatif 7,74 persen.

5. PDB Capai Rp4.513 Triliun

Nilai PDB atas dasar harga berlaku pada triwulan I 2022 mencapai Rp4.513 triliun dan nilai PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp2.819 triliun.

Secara tahunan, ekonomi Indonesia meningkat 5,01 persen (yoy), namun jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya di kuartal IV 2021, ekonomi Indonesia menurun sebesar 0,96 persen (quarter-to-quarter/qtq).

6. Tumbuh di Atas China dan AS

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,01% di kuartal I 2022 tergolong stabil, hampir menyamai posisi pertumbuhan di kuartal sebelumnya.

Bahkan, dia menyebut bahwa angka ini di atas beberapa negara lain, seperti China di angka 4,8%, Singapura 3,4%, dan Korea Selatan 3,07%.

"Kita hanya di bawah Vietnam yang angkanya 5,03%, Amerika Serikat sendiri 4,29% dan Jerman 4,0%," ujar Airlangga dalam Keterangan Pers Bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju di Jakarta.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement