Share

8 Fakta 'Harta Karun' Melimpah di IKN Nusantara

Tim Okezone, Okezone · Selasa 17 Mei 2022 14:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 17 320 2595461 8-fakta-harta-karun-melimpah-di-ikn-nusantara-RmaxmziOaO.png 8 fakta harta karun di IKN. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ada sejumlah harta karun di ibu kota negara (IKN) Nusantara yang berupa kekayaan alam.

Diketahui, Pemerintah akan memindahkan ibukota dari Jakarta ke IKN di Kalimantan Timur.

Tentu sejumlah harta karun itu disebut menjadi salah satu alasan ibukota dipindahkan.

 BACA JUGA:Infrastruktur Listrik IKN Nusantara Mulai Dibangun

Apalagi lokasi IKN juga terbilang cukup strategis dan lebih aman dari bencana alam.

Dirangkum Okezone, Selasa (17/5/2022), terkait fakta sejumlah harta karun di IKN:

1. Cita-cita Pemerintah

Kekayaan alam yang ada di IKN merupakan cita-cita pemerintah agar bisa mewujudkan perekonomian Indonesia lebih baik lagi.

Di mana dengan pengelolaan sumber daya alam tersebut juga membuat Indonesia diperkirakan bakal menjadi negara nomor 4 dengan perekonomian terbesar di dunia pada tahun 2024.

2. Harta Karun Melimpah

Banyaknya sumber daya alam di IKN disebut bisa jadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

Bukan hanya baru bara, yang saat ini menjadi tulang punggung perekonomian, lokasi titik pembanguann IKN Nusantara juga menyimpan kekayaan alam dari sektor migas, andesit maupun emas dan perak.

3. Ada Emas dan Perak

Potensi emas dan perak diprediksi terkandung banyak di IKN.

Diperkirakan cadangan emas di Kalimantan ini tercatat mencapai 40 juta ton bijih dan cadangan perak 16 juta ton bijih, hal tersebut berdasarkan data Badan Geologi per Juni 2020.

Sedangkan untuk kandungan bijih emas dan perak yang terkandung di dalamnya sekitar 5% dari total sumber daya emas nasional yang totalnya mencapai 14,96 miliar ton.

Lalu untuk perak sebesar 305,67 juta ton dari total 7,57 miliar ton.

Total sumber daya bijih emas di Kalimantan mencapai 746,98 juta ton atau 5% dari total sumber daya emas nasional yang tercatat mencapai 14,96 miliar ton dan sumber daya perak sebesar 305,67 juta ton atau sekitar 4% dari total sumber daya perak nasional sebesar 7,57 miliar ton.

 BACA JUGA:Jalan Menuju IKN Nusantara Makin Mulus

4. Pengelola Emas di Kalimantan Timur

Berdasarkan IUP (Izin Usaha Pertambangan) di Kalimantan Timur baru ada dua yang baru mengelola tambah emas dan perak tersebut.

5. Ada Bahan Baku untuk Bangun Bendungan

Tak hanya emas dan perak, di IKN uga terdapat bantuan andesit yang menjadi salah satu bahan baku untuk membangun bendungan.

Diketahuikeberadaan batu Andesit juga menjadi titik konflik dari pembajakan bendungan Bener di Desa Wadas, Jawa Tengah. Antara BUMN Karya dan warga yang mempertahankan tanahnya.

6. Proyek Hulu Migas USD6,98 Miliar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mempunyai proyek untuk mengembangkan hulu migas dikawasan tersebut dengan total nilai proyek USD6,98 miliar atau setara Rp100,5 triliun. (Kurs: Rp14.400)

Untuk Mega proyek tersebut yang rencananya bakal beroperasi tahun 2025 adalah proyek gas laut dalam atau Indonesia Deepwater Development (IDD).

Sementara pada proyek IDD yang terletak di Kutai Basin, lepas pantai Kalimantan Timur ini terdiri dari Lapangan Bangka, Gendalo Hub dan Gehem Hub.

7. Harta Karun Penghasil Minyak 27.000 Barel/Hari

Jika Gendalo dan Gehem Hub ini beroperasi, diperkirakan bisa menghasilkan gas sebanyak 844 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan 27.000 barel minyak per hari.

Hal ini dikutip dari data SKK Migas yang menyebut proyek ini masih dalam tahap proses evaluasi persetujuan revisi Rencana Pengembangan (Plan of Development/ POD ) I serta proses evaluasi usulan perpanjangan Blok Rapak dan Blok Ganal.

8. Batu Bara

Terakhir, dari data Badan Geologi tahun 2020, harta karun berupa batu bara di IKN ini ada 5,86 miliar ton dan memiliki cadangan 386,63 juta ton.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini