Share

Erick Thohir: BUMN seperti Menara Gading, Enak Dilihat tapi Keras Dipegang

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 320 2596326 erick-thohir-bumn-seperti-menara-gading-enak-dilihat-tapi-keras-dipegang-9W2jBFXnzt.JPG Erick Thohir. (Foto: Instagram/erickthohir)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakui pernah memiliki persepsi negatif terhadap eksistensi perusahaan pelat merah.

Pikiran ini terlintas ketika dia masih menjadi pengusaha di industri media dan olahraga.

Saat itu, Erick memandang BUMN sebagai menara gading, artinya perusahaan yang enak dipandang namun keras dipegang.

 BACA JUGA:Saham Garuda Indonesia Dialihkan ke Swasta, Erick Thohir: Kita Tunggu Saja

"Latar belakang saya kan kreator, aktif di media dan olahraga, sebelum diberikan amanah menjadi menteri dan pelayan publik. Saya mau jujur, ketika saya di swasta, persepsi saya ke BUMN negatif, saya merasa BUMN itu seperti menara gading yang enak dilihat tapi keras dipegang," ungkap Erick, Rabu (18/5/2022).

Hanya saja, persepsi itu berubah saat dia diamanatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Kementerian BUMN.

Pada posisi ini, Erick melihat peran besar perusahaan pelat merah di masyarakat.

Sehingga ini yang mendorong Erick mencetuskan program transformasi BUMN.

Erick juga melihat peran besar BUMN sebagai penyeimbang pasar, apalagi harga kebutuhan pokok masyarakat tengah melambung tinggi.

 BACA JUGA:Bocoran Erick Thohir, Harga Pertalite Jadi Naik?

"Kalau ada operasi pasar, kita duluan yang masuk. Hal-hal ini menyadari saya betapa pentingnya BUMN. Saya berharap generasi muda harus juga punya paradigma dan keterbukaan yang berubah 100 persen," ucap Erick.

Di lain sisi, dia menaruh harapan besar agar generasi muda yang nantinya bergabung di BUMN bisa melanjutkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Erick menyadari dia dan para menteri lain memiliki keterbatasan waktu dalam mengemban amanah.

"Saya berharap apa yang kita bangun sama-sama mohon diteruskan, apa yang kurang dari saya jangan diteruskan, apa yang bagus saya mohon pertahankan karena ini bagian kita dalam membuat legacy ke depan sebagai bangsa Indonesia," pungkas Erick.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini