Share

Syarat Naik Pesawat Dilonggarkan, Masker Tetap Dipakai Ya!

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 11:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 320 2596585 syarat-naik-pesawat-dilonggarkan-masker-tetap-dipakai-ya-iZ9PiwMUTa.jpg Naik pesawat wajib pakai masker (Foto: Okezone)

JAKARTA – Penggunaan masker dan syarat perjalanan dilonggarkan. Namun, pengguna transportasi pesawat harus tetap memakai masker.

Presiden Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan operator bandara AP II telah menerapkan SE Kemenhub Nomor 56/2022 dan Nomor 58/2022 sejak kemarin.

Muhammad Awaluddin menuturkan AP II menyambut baik relaksasi peraturan perjalanan, dan sejalan dengan syarat perjalanan di mana pelaku perjalanan domestik yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen

“Penanganan pandemi COVID-19 semakin baik yang didukung program vaksinasi nasional, sehingga masyarakat dapat kembali melakukan berbagai aktivitas termasuk melakukan perjalanan jauh untuk keperluan bisnis atau berlibur," ujar Awaluddin dalam keterangan resmi, Kamis (19/5/2022).

Sejalan dengan hal ini, AP II selaku pengelola 20 bandara optimistis lalu lintas penerbangan akan semakin bergairah menuju kondisi sebelum adanya pandemi COVID-19.

“Meski begitu, Di dalam terminal penumpang pesawat maupun saat penerbangan, penumpang pesawat juga masih diwajibkan menggunakan masker,” ujarnya.

Muhammad Awaluddin mengatakan jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II dapat melebihi target yang ditetapkan pada awal tahun ini seiring dengan relaksasi peraturan perjalanan dengan pesawat.

“Sejalan dengan terbitnya SE Kemenhub Nomor 56 dan 58, kami memproyeksikan lalu lintas penerbangan meningkat hingga akhir tahun dengan jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara AP II secara kumulatif dapat mencapai 45 juta orang,” ujarnya.

Adapun hal tersebut lebih tinggi atau mengalami kenaikan sekitar 10% dibandingkan dengan target yang ditetapkan pada awal tahun yakni sekitar 41 juta orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini