Share

RI Buka Keran Ekspor CPO, Harga Minyak Sawit Masih Tinggi

Athika Rahma, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597267 ri-buka-keran-ekspor-cpo-harga-minyak-sawit-masih-tinggi-1s1OO69xQ8.jpg Harga CPO Masih Tinggi. (Foto: Okezone.com/PTPN)

JAKARTA - Harga minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) terpantau masih tinggi pada perdagangan hari ini. Kebijakan Indonesia yang kembali mengizinkan ekspor CPO pun belum terlalu berdampak pada harga CPO.

Menurut data di Bursa Malaysia Derivative Exchange per pukul 11.11 WIB, Jumat (20/5/2022), harga CPO untuk kontrak Juni 2022 bertengger di MYR 6.800 per ton.

Baca Juga: Ekspor CPO RI Kembali Dibuka, Petani Sawit: Terima Kasih Presiden Jokowi

Angka ini naik 2,3% dibandingkan harga CPO di perdagangan sebelumnya. Selama 5 hari terakhir, harga CPO Malaysia mengalami peningkatan hingga 1,26%.

Untuk kontrak bulan Juli, harga CPO dibanderol MYR 6.463 per ton sedangkan untuk kontrak bulan Agustus angkanya MYR 6.233 per ton.

Baca Juga: Presiden Jokowi Buka Kembali Ekspor CPO, Petani Sawit Girang

Harga CPO masih tinggi karena permintaan global yang meningkat namun pasokannya menipis.

Presiden Joko Widodo, yang sebelumnya melarang ekspor CPO dan produk turunannya pada 28 April 2022, telah mencabut aturan tersebut.

Pencabutan larangan ekspor dimulai pada Senin, 23 Mei 2022 mendatang. Pada awalnya, ekspor CPO akan kembali dibuka ketika harga minyak goreng sudah menyentuh Rp 14.000 per liter. Nyatanya, tidak demikian.

Jokowi mengatakan, kebijakan ini diambil untuk memastikan kesejahteraan para petani sawit.

"Berdasarkan kondisi pasokan saat ini, dan mempertimbangkan adanya 17 ribu pekerja sawit, maka saya putuskan ekspor minyak ajak dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022," ujar Presiden dalam konferensi persnya, Kamis (19/5) lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini