Share

Mengapa Judi Online Sulit Diberantas? Ternyata Begini Alasannya

Tim Okezone, Okezone · Kamis 26 Mei 2022 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 320 2600779 mengapa-judi-online-sulit-diberantas-ternyata-begini-alasannya-9jfQIHuw0V.JPG Mengapa judi online sulit diberantas (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mengapa judi online sulit diberantas? Praktik judi online tengah marak di Indonesia. Masyarakat harus waspada karena judi online termasuk tindakan ilegal.

Berdasarkan catatan Okezone, Kamis (26/5/2022), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutus akses 499.645 konten perjudian di pelbagai platform digital.

Meskipun pemblokiran terus dilakukan, namun judi online sulit diberantas. Salah satu penyebabnya adalah nama situs yang digunakan tidak mengandung unsur judi. Nama situs yang menipu ini membuat pemberantasan sulit dilakukan.

Kemudian, server yang dipakai oleh situs judi online juga berasal dari negara lain. Penerapan hukum yang berlaku di setiap negara berbeda sehingga pemberantasan judi online sulit dilakukan.

Maraknya situs judi online juga didukung oleh sikap masyarakat yang ingin untung dalam waktu singkat. Banyaknya masyarakat yang ingin cepat kaya membuat praktik judi online banyak digemari dan semakin sulit diberantas.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Berikut adalah ciri-ciri orang yang kecanduan judi online.

1. Tidak bisa berhenti berjudi.

2. Mencuri uang demi tetap bisa berjudi.

3. Bertaruh bukan untuk kesenangan.

4. Berbohong demi bisa tetap berjudi.

5. Masalah finansial karena uang terpakai untuk berjudi.

6. Meningkatkan nilai taruhan.

7. Emosi tidak stabil.

8. Terjadi konsekuensi negatif, seperti masalah keluarga dan pekerjaan.

9. Mengejar kekalahan membabi-buta.

10. Berusaha berhenti namun gagal.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini