Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potensi Pasar Ekspor, RI-Tunisia Sepakati Perundingan Perdagangan

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Minggu, 29 Mei 2022 |12:03 WIB
Potensi Pasar Ekspor, RI-Tunisia Sepakati Perundingan Perdagangan
RI-Tunisia sepakati perdagangan barang. (Foto: Kemendag)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia dan Tunisia kembali melanjutkan perundingan Indonesia – Tunisia Preferential Trade Agreement (IT-PTA) melalui pertemuan Intersesi ke-5.

Perundingan IT-PTA ini membahas dua isu utama, yaitu perdagangan barang dan ketentuan asal barang.

Pada perundingan ini, kedua negara menyepakati dan menuntaskan pembahasan sebagian besar cakupan isu ketentuan asal barang.

 BACA JUGA:Kejagung Tetapkan Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Impor Besi dan Baja

Delegasi Indonesia yang dipimpin Direktur Perundingan Bilateral Johni Martha mengatakan pada pertemuan intersesi ini, kedua pihak juga berpandangan untuk memasukan konsep imbal dagang (counter trade) dalam kesepakatan PTA.

Konsep ini sebagai alternatif mekanisme perdagangan bilateral yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kedua belah pihak dalam kegiatan ekspor-impor mereka.

“Jika disepakati, maka hal ini merupakan terobosan baru dalam kerangka kerja sama bilateral yang dilakukan pemerintah Indonesia,” ujar Johni dikutip dari keterangan resmi Kemendag, Minggu (29/5/2022).

Johni melanjutkan, dalam perundingan perdagangan barang, kedua pihak menjajaki pembukaan akses pasar (penurunan tarif) untuk produk potensial dan penting bagi masing-masing negara.

Adapun produk potensial bagi Indonesia antara lain minyak sawit dan produk turunannya, minyak kelapa dan produk turunannya, tuna, furnitur, dan produk tekstil. Sedangkan produk potensial Tunisia antara lain kurma, kepiting beku, minyak zaitun, dan produk pasta.

Menurut Johni, perundingan berjalan sangat konstruktif. Kedua pihak optimis, proses perundingan akan segera diselesaikan dan diharapkan dapat ditandatangani pada semester II 2022.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement