Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gandeng UNESCO, Menteri PUPR: RI Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat

Heri Purnomo , Jurnalis-Sabtu, 04 Juni 2022 |10:26 WIB
Gandeng UNESCO, Menteri PUPR: RI Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat
Unesco dukung RI dalam World Water Forum (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - UNESCO mendukung Pemerintah Indonesia untuk mensukseskan kegiatan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali 2024. Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan ini ingin terlibat aktif dalam tema-tema tertentu, seperti air (air tanah dan hidrologi), sanitasi, gender hingga data dan ilmu pengetahuan melalui penyelenggaraan rangkaian kegiatan sebelum dan selama WWF 2024.

Menanggapinya hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan ucapan terima kasih atas keinginan UNESCO dalam mendukung penyelenggaraan WWF ke-10 di Bali saat bertemu dengan Assistant Director-General (ADG) for Natural Sciences, Mrs. Shamila Nair-Bedouelle di Gedung World Heritage Center, Kota Paris.

Basuki mengatakan pemerintah Indonesia memiliki komitmen dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi, termasuk untuk mengurangi stunting.

"Kami ingin memperkuat kerjasama dengan UNESCO untuk mempercepat peningkatan layanan air bersih, sanitasi dan kesehatan masyarakat, antara lain untuk pengurangan stunting di Indonesia. Kami mengembangkan pembangunan infrastruktur air bersih dan sanitasi yang berdaya tahan terhadap perubahan iklim," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/6/2022).

Menurut Menteri Basuki, terpilih menjadi tuan rumah penyenggaraan WWF mencerminkan komitmen Indonesia dalam pengelolaan sumber daya air. Indonesia merupakan negara Asia Tenggara pertama yang terpilih menjadi tuan rumah WWF.

Menteri Basuki menyampaikan akan segera berkomunikasi dengan World Water Council terkait usulan dan keinginan UNESCO dalam penyiapan program/agenda penyelenggaraan WWF di Bali tahun 2024.

"UNESCO memiliki peran penting, terutama melalui Intergovernmental Program Hidrologi, sebagai fasilitator pertukaran dan kerjasama dalam hal data dan ilmu pengetahuan bidang keairan," pungkasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement