Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Perubahan Iklim, Air Masuk ke Waduk Bakal Berkurang pada 2045

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 06 Juni 2022 |10:04 WIB
Dampak Perubahan Iklim, Air Masuk ke Waduk Bakal Berkurang pada 2045
Air masuk ke waduk bakal berkurang pada 2045. (Foto: KNIBB)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNIBB) atau Direktur Bendungan dan Danau Ditjen Sumber Daya Air Airlangga Mardjono buka suara soal perubahan iklim.

Dia menyebut dampak perubahan iklim membuat beberapa waduk yang ada di Indonesia tidak bisa bekerja secara optimal, baik dalam hal penampungan air sehingga berpengaruh pada aliran irigasi.

Dia mencontohkan misalnya pada Waduk Jati Gede, Sumedang, Jawa Barat sebagai waduk terbesar kedua di Indonesia dengan kapasitas sekitar 2 miliar meter kubik.

 BACA JUGA:Menteri Basuki Targetkan 61 Bendungan Rampung pada 2025

Diketahui Waduk ini berfungsi memasok air baku 3,5 m3/detik, jaringan irigasi seluas 90.000 hektar, pembangkit listrik 110 MW, mengendalikan banjir pada area seluas 14.000 hektar di daerah hilir.

Berdasarkan studi yang dilakukan pada bendungan tersebut dalam kaitannya dengan perubahan iklim, secara umum inflow waduk sampai tahun 2045 diproyeksikan akan mengalami tren penurunan dan lebih lama pada saat musim kemarau.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement