Share

Ngobrol Bareng Menkeu Anggota IsDB, Sri Mulyani: Dunia Penuh Guncangan

Michelle Natalia, Sindonews · Selasa 07 Juni 2022 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 320 2607142 ngobrol-bareng-menkeu-anggota-isdb-sri-mulyani-dunia-penuh-guncangan-nISFo4swQw.jpg Menkeu Sri Mulyani Bertemu Menkeu Anggota IsDB (Foto: Instagram Sri Mulyani)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan situasi dan kondisi ekonomi dan keuangan negara-negara anggota Islamic Development Bank (IsDB).

"Saya berbincang dengan beberapa Menteri, diantaranya Menteri Negara Keuangan United Arab Emirat, Mohamed Hadi Al Hussaini, Cabinet member and Minister of State for Financial Affairs membahas pertemuan IsDB, situasi geopolitik dan sanksi ekonomi ke Rusia, harga migas," ujar Sri dalam akun Instagramnya @smindrawati di Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Dengan Menteri Keuangan Turkey Nureddin Nubeti, membahas situasi geopolitik dan dampak ke perekonomian, tantangan inflasi akibat kenaikan harga energi dan pangan dunia, dan agenda pertemuan G20 Menteri keuangan dan Bank Sentral bulan Juli nanti.

"Menkeu Iran, Uzbekistan, Nigeria, Uganda, Cameron dan Senegal. Mereka semua berbicara mengenai tantangan dalam menghadapi pandemi dan krisis kenaikan harga energi dan pangan dunia akibat perang di Ukraina," ungkapnya.

Sri mengatakan, dunia memang sedang dalam kondisi tidak baik dan penuh guncangan. Semua menteri keuangan dan menteri ekonomi dihadapkan pada pilihan-pilihan kebijakan yang rumit, sensitif dan sering tidak mudah dalam upaya melindungi rakyat dengan stabilisasi harga pangan dan energi namun memiliki konsekuensi anggaran subsidi yang melonjak, sedang perekonomian dan penerimaan pajak mereka belum pulih akibat pandemi dan ekonomi mereka masih dalam pemulihan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Banyak negara anggota IsDB bahkan tidak memiliki ruang fiskal (APBN sangat rapuh) untuk dapat menjaga ekonomi dari berbagai shock, sehingga timbul krisis ekonomi dan sosial yang makin parah.

"Ini pelajaran sangat penting dan berharga. APBN Indonesia (#uangkita) terus kita jaga untuk dapat menjadi “shock absorber” yang handal dan berkelanjutan. Kebijakan yang baik dan tepat, sering merupakan pilihan yang tidak mudah. Mari kita jaga bersama perekonomian kita dengan semangat gotong royong dan persatuan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini