Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bos Gojek Diganti Lagi, Dampaknya Bagaimana?

Antara , Jurnalis-Selasa, 07 Juni 2022 |15:43 WIB
Bos Gojek Diganti Lagi, Dampaknya Bagaimana?
Gojek (Foto: Okezone)
A
A
A

"Perusahaan kelas dunia selalu membangun sistem, sehingga tidak tergantung pada figur tertentu," kata Marolop.

Kevin sendiri sangat optimistis dengan masa depan Gojek. Sejak terbentuknya GOTO dan kini menjadi bagian dari perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan berhasil mencetak kinerja yang menggembirakan dengan peningkatan pendapatan kotor sebesar 58 persen pada kuartal I 2022, sejalan dengan pemulihan di bisnis mobilitas.

"Kami telah berinvestasi signifikan dalam membangun tim manajemen yang tangguh dengan berbagai latar belakang dan pengalaman, serta membangun nilai-nilai perusahaan dengan etos kerja tinggi. Saya sangat optimis bahwa tim manajemen Gojek, di bawah kepemimpinan Andre yang solid, akan terus menjalankan strategi untuk memperkuat layanan on-demand yang telah menjadikan Gojek bagian penting dari Grup GOTO," ujar Kevin Aluwi.

Andre Soelistyo, Co-Founder dan Direktur Utama GOTO akan menggantikan Kevin sebagai CEO Gojek. Sebelumnya, Andre bersama Kevin juga pernah menjadi co-CEO Gojek setelah Nadiem diangkat menjadi Menteri Pendidikan.

Kemampuan Andre terbukti sukses membuat GOTO semakin besar dan menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia.

Selama 2021, total Gross Transaction Value (GTV) GOTO mencapai Rp461,6 triliun, naik 40 persen daripada 2020 sebesar Rp330,18 triliun.

Angka GTV GOTO itu setara dengan 2,72 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2021 sebesar Rp16.970,8 triliun sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS).

Sejalan dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi, bisnis on demand (Gojek), sebagai salah satu pilar GOTO selain e-commerce melalui Tokopedia dan GOTO Financial dengan Gopay, terus menujukkan peningkatan bisnis.

Pada kuartal pertama 2022, bisnis transportasi Gojek tumbuh 73 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement