Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri Basuki Alokasikan Rp13,76 Triliun untuk Program Padat Karya, Berapa Serapan Tenaga Kerjanya?

Antara , Jurnalis-Kamis, 09 Juni 2022 |14:47 WIB
Menteri Basuki Alokasikan Rp13,76 Triliun untuk Program Padat Karya, Berapa Serapan Tenaga Kerjanya?
Menteri Basuki alokasikan anggaran program padat karya (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengalokasikan anggaran sebesar Rp13,76 triliun untuk program padat karya tunai tahun 2023. Dia mengatakan, angka tersebut hampir sama dengan anggaran pada tahun 2022.

"Rencana kegiatan dengan pola padat karya pada tahun 2023 dialokasikan sebesar Rp13,76 triliun. Pada tahun 2022 juga sekitar Rp13 triliun. Kami pertahankan walaupun indikasi DIPA kami Rp98 triliun, untuk padat karya tetap kami akan pertahankan di Rp13 triliun," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (9/6/2022).

Basuki menjelaskan anggaran program padat karya tunai sebesar Rp13,76 triliun diperkirakan bisa menyerap sekitar 650 ribu orang.

Secara rinci, program padat karya tunai di bidang sumber daya air dialokasikan sebesar Rp4,7 triliun dengan serapan tenaga kerja diperkirakan mencapai 328 ribu orang. Sementara di bidang jalan dan jembatan dialokasikan sebesar Rp4,5 triliun dengan serapan tenaga kerja diperkirakan mencapai 54 ribu orang.

Selanjutnya, di bidang permukiman dialokasikan sebesar Rp2,11 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 62 ribu orang. Sedangkan di bidang perumahan dialokasikan sebesar Rp2,45 triliun dengan serapan tenaga kerja diperkirakan mencapai 206 ribu orang.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement