Relief menurut catatan beberapa ahli sejarah dan seni rupa nasional dibuat oleh kelompok pematung dan pelukis dari Yogyakarta. Namun akibat kebakaran pelebaran koridor pengunjung pada tahun 80-an, membuat relief ini dipindahkan dan disimpan di lantai dasar Gedung Sarinah.
Siapa arsitek atau desainer patung ini masih ditelusuri oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) juga blue print atau cetak birunya, karena penting untuk pekerjaan restorasi. Secara berkala, Sarinah akan melaporkan progress pemugaran dan transformasi bisnis kepada publik.
Sementara itu, salah seorang tokoh dan anggota TACB menerangkan karya seni ini ukurannya sangat epik serta gigantik. Bahkan pada saat dibuat sudah menggunakan teknologi pengecoran panel tunggal modern.
Demikian pula saat Sarinah dibangun sebagai perwujudan modernisasi yang pada masanya adalah mercusuar kebangkitan ekonomi bangsa yang unggul dan berpihak pada ekonomi rakyat.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.