Share

Bongkar Muat Sapi Pakai Crane, Kementan: Tidak Ada Prinsip Kesejahteraan Hewan!

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Jum'at 17 Juni 2022 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 17 320 2613192 bongkar-muat-sapi-pakai-crane-kementan-tidak-ada-prinsip-kesejahteraan-hewan-7eNi6zmQqZ.JPG Sapi Diturunkan Menggunakan Crane (Foto: Antara)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menyayangkan terkait video viral yang menunjukan proses bongkar muat hewan ternak di salah satu pelabuhan yang berada di Indonesia yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga mengatakan proses bongkar muat hewan yang harus menerapkan prinsip kesejahteraan hewan sudah tertuang pada Undang-Undsng Nomor 42/2014.

"Terkait dengan video viral mengenai bongkar muat pada sapi yang diduga terjadi di salah satu pelabuhan di Indonesia, Kementan menyayangkan kejadian tersebut yang tidak memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan," ujar Kuntoro Boga dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/6/2022).

Sesuai aturan yang tertuang dalam Undang-undang nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan. Pada pasal 31 Undang-Undang tersebut telah dijelaskan bahwa Peternak harus memiliki prinsip berkeadilan bukan hanya di bidang usaha, namun adil untuk hewan.

"Peternak dapat melakukan kemitraan usaha di bidang budi daya Ternak berdasarkan perjanjian yang saling memerlukan, memperkuat, menguntungkan, menghargai, bertanggung jawab, ketergantungan, dan berkeadilan," tulis Pasal 31 UU tersebut dikutip.

Lebih lanjut juga dijelaskan bahwa Otoritas Veterine memiliki tugas dan wewenang untuk melakukan pengawasan atas tindakan penganiayaan dan penyalahgunaan terhadap hewan serta aspek kesejahteraan hewan lainnya.

Adapun sanksi yang diberikan dari adanya tindakan tersebut disebutkan bahwa Setiap orang yang menganiaya dan/atau menyalahgunakan hewan sehingga mengakibatkan cacat dan/atau tidak produktif dapat dipidana dengan pidana kurungan paling singkat satu bulan dan paling lama 6 bulan.

Adapun sanksi denda yang mengancam adalah paling sedikit denda Rp1 juta rupiah atau paling banyak Rp5 juta rupiah. Walaupun antara denda dengan harga beli hewan masih jauh lebih mahal.

Sebelumnya ramai beredar tentang video bongkar muat yang memperlihatkan hewan sapi ketika melakukan proses pemindahan dari kapal ke kendaraan truk atau sebaliknya. Video tersebut mendapat kecaman dari masyarakat, yang menilai tidak menjunjung kesejahteraan hewan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini