Tapi karena importir Eropa menghindari perdagangan dengan Moskow, pembeli India membeli batu bara Rusia dalam volume yang signifikan meskipun biaya pengirimannya tinggi.
Diketahui, pembelian atu bara dan produk terkait melonjak lebih dari enam kali lipat dalam 20 hari hingga Rabu dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi USD331,17 juta.
Di mana kilang-kilang India juga membeli minyak mentah murah Rusia yang dijauhi negara-negara Barat.
Hal ini membuat nilai perdagangan minyak India dengan Rusia dalam 20 hari hingga Rabu melonjak lebih dari 31 kali lipat menjadi USD2,22 miliar.
Sebagai informasi, pedagang batu bara Rusia seperti Suek AG, KTK dan Carbo One yang berbasis di Siprus yang berada di sejumlah tempat, termasuk Dubai dan Singapura, menawarkan diskon 25-30%.
Ini yang memicu pembelian massal batu bara termal Rusia oleh pedagang yang memasok ke perusahaan publik dan produsen semen.
Sebelumnya, Uni Eropa telah melarang kontrak batu bara baru dan pada pertengahan Agustus akan memaksa negara-negara anggotanya untuk mengakhiri kontrak.
Meski begitu, untuk pembelian batu bara Rusia dalam jumlah besar di India akan berlanjut.
Bahkan, volume impor bulan Juni diperkirakan akan menjadi yang tertinggi.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.