Share

Percepat Vaksin PMK, Kementan Libatkan Penyuluh hingga Mahasiswa

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 20 Juni 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 320 2615007 percepat-vaksin-pmk-kementan-libatkan-penyuluh-hingga-mahasiswa-ugGS0BpejC.jpg Vaksin PMK hewan ternak (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pertanian bakal melibatkan banyak pihak dalam vaksinasi PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) hewan ternak. Kementan mengejar target sebelumnya perayaan Idul Adha paling tidak 800 ribu dosis vaksin yang datang pada tahap pertama sudah rampung di suntikan.

Kepala Biro Humas Kementan Kuntoro Boga menjelaskan hingga saat ini Kementan telah menyiapkan setidaknya sebanyak 18.427 petugas vaksinator yang tersebar di 19 provinsi yang tertular wabah PMK.

"Program vaksinasi ini juga melibatkan petugas puskeswan, dokter hewan, paramedic, Veteriner, serta dokter hewan penyuluh hingga mahasiswa kedokteran hewan di perguruan tinggi di daerah vaksinasi," ujar Kuntoro Boga dalam video conference, Senin (20/6/2022).

Kuntoro Menjelaskan setiap tim Vaksinator beranggotakan 3 sampai 5 orang petugas yang terdiri dari dokter hewan dan paramedic sebagai pelaksana vaksinasi dan pencatat data atau data recorder.

"Kami juga perlu memastikan petugas vaksinator terlatih dengan harapan vaksinasi dilakukan secara benar efisien dan memberikan kekebalan yang optimal pada ternak-ternak rakyat," sambung Kuntoro.

Menurutnya hal tersebut dilakukan melalui program ToT (training of trainer) dan melakukan Bimtek (bimbingan teknis) pada vaksinator sebelum menyuntikkan vaksin pada hewan-hewan ternak.

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

"Program vaksinasi merupakan tindakan permanen dalam mengendalikan wabah PMK, dan memberikan kekebalan hewan ternak terhadap virus PMK," pungkasnya.

Terakhir Kuntoro Boga menyampaikan hingga saat ini setidaknya sudah terdapat 1.519 ekor hewan ternak di wilayah Jawa Timur yang sudah mendapatkan suntikan vaksin PMK.

Program tersebut dilanjutkan dengan melakukan suntikan vaksinasi di provinsi Jawa Barat. Nantinya jumlah cakupan diperluas untuk mempercepat penanganan wabah PMK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini