Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perusahaan Alami Krisis, Netflix PHK 300 Karyawan

Ikhsan Permana , Jurnalis-Jum'at, 24 Juni 2022 |19:03 WIB
Perusahaan Alami Krisis, Netflix PHK 300 Karyawan
Netflix. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Kabar mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali mencuat, kali ini datang dari platform streaming berlangganan Netflix.

Dikabarkan 300 karyawan menjadi korban PHK.

Juru bicara Netflix mengatakan perusahaan membuat langkah ini untuk melakukan penyesuaian seiring dengan pertumbuhan pendapatan yang melambat.

"Sementara kami terus berinvestasi secara signifikan dalam bisnis, kami membuat penyesuaian ini sehingga biaya kami tumbuh sejalan dengan pertumbuhan pendapatan kami yang lebih lambat," ujar juru bicara Netflix, dikutip dari CNN Business pada Jumat (24/6/2022).

 BACA JUGA:Netflix PHK 300 Karyawan

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para karyawan yang telah berdedikasi tinggi dalam menghadapi krisis yang melanda perusahaan.

"Kami sangat berterima kasih atas semua yang telah mereka lakukan untuk Netflix dan dukungan serta bekerja keras mereka untuk melalui transisi yang sulit ini," ungkapnya.

Dia menambahkan PHK yang dilakukan pada hari Kamis berdampak pada sekitar 3% karyawan Netflix yang mencakup 11.000 karyawan penuh waktu.

Variety merupakan media yang pertama kali melaporkan kabar PHK tersebut menyebutkan bahwa sebagian besar terjadi pada karyawan di Amerika Serikat.

Netflix melaporkan pada bulan April 2022 mereka kehilangan banyak pelanggan untuk pertama kalinya setelah lebih dari satu dekade.

Hal itu yang mendorong para investor untuk menghapus miliaran dolar dari kapitalisasi pasar platform tersebut.

Imbasnya, tahun ini saham perusahaan anjlok sekitar 70%.

Sebukan sebelumnya, Netflix juga melakukan PHK kepada kurang lebih 150 karyawan ketika pertumbuhan perusahaan mengalami pelambatan.

Platform dengan 221,6 juta pelanggan itu juga sempat menyampaikan beberapa solusi untuk menghadapi tren negatif yang menerpa perusahaan, beberapa idenya adalah menerapkan sistem iklan dan biaya berlangganan dengan harga yang lebih rendah serta membatasi berbagi kata sandi antar sesama pengguna.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement