Share

6 Dampak Positif dan Negatif Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan yang Dirasakan Masyarakat

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 20:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 320 2618912 6-dampak-positif-dan-negatif-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-yang-dirasakan-masyarakat-yuYJw49hdz.jpeg BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Enam Dampak positif dan negatif kenaikan Iuran BPJS Kesehatan. Kesehatan termasuk dalam kebutuhan mendasar bagi masyarakat yang harus dijamin oleh negara.

Indonesia dalam menjamin kesehatan masyarakatnya melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

Lantas, apa saja dampak positif dan negatif kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dirasakan masyarakat? Untuk mengetahuinya, simak ulasan berikut ini.

Mengutip jurnal Dampak Kebijakan Kenaikan Iuran BPJS terhadap Pengguna BPJS (2020), terdapat beberapa dampak positif dari kenaikan iuran BPJS Kesehatan, antara lain:

1. Peningkatan layanan

Adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dapat digunakan pemerintah untuk pembayaran klaim rumah sakit. Sehingga kepuasaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan akan terus meningkat.

Dalam upaya meningkatkan pelayanan BPJS, kehandalan petugas BPJS juga perlu diperhatikan. Lantaran, kehandalan petugas BPJS Kesehatan dalam melayani pasien berpengaruh pada kepuasan pasien. Ketika kepuasaan pasien meningkat, kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan juga akan meningkat.

2. Mengatasi defisit

Kebijakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan diharapkan dapat mengatasi defisit. Hal ini seharusnya juga diikuti dengan kebijakan yang mengarah kepada peningkatan keaktifan masyarakat untuk membayar iuran. Sehingga harapan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk menutupi defisit dapat tercapai.

3. Pertumbuhan sektor farmasi

Sektor farmasi tumbuh sebab kenaikan iuran digunakan pemerintah untuk menutupi klaim obat-obatan sehingga tidak ada tunggakan yang terjadi di farmasi. Selain itu adanya kenaikan BPJS Kesehatan dapat memberikan dampak pada naiknya subsidi untuk masyarakat miskin.

4. Peningkatan sarana dan prasarana

Terkadang peningkatan peserta BPJS Kesehatan tak dimbangi dengan sarana dan prasarana Rumah Sakit yang maksimal. Dengan adanya kenaikan iuran, pemerintah dapat menambah alokasi dana untuk Rumah Sakit negeri agar sarana prasarana yang dimiliki semakin lengkap.

5. Peningkatan sosialisasi program BPJS

Dengan adanya kenaikan iuran juga diharapkan adanya peningkatan sosialisasi BPJS Kesehatan dalam membantu masyarakat untuk lebih mengerti mengenai program BPJS. Hal ini juga dapat membantu mengatasi kurangnya informasi yang dimiliki masyarakat mengenai BPJS. Jangkauan penyakit yang ditanggung semakin luas dan peningkatan jangkauan rumah sakit

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang tinggi menurut Sri Mulyani mampu menutupi anggaran defisit akibat pembiayaan yang besar untuk penyakit yang kronis. Sebab, pada dasarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah terhadap peserta yang memiliki penyakit katastropik sangatlah besar.

 6. Perbaiki Keuangan BPJS

Selain itu, kenaikan iuran dapat memperbaiki keuangan BPJS, sehingga dapat memperluas jangkauan rumah sakit. Dengan begitu, masyarakat memiliki banyak pilihan rumah sakit dan antrian dapat berkurang serta bisa cepat untuk ditangani.

6 Dampak Negatif Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Adapun dampak negatif dari kenaikan iuran BPJS Kesehatan, antara lain:

1. Penurunan kelas

Adanya kenaikan iuran pada setiap kelas BPJS Kesehatan memberikan pandangan pada masyarakat bahwa biaya yang harus dikeluarkan semakin tinggi. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk menurunkan kelas dengan iuran lebih rendah meski mendapatkan kualitas yang berbeda.

2. Peserta yang berhenti membayar iuran

Selain penurunan kelas, kenaikan iuran juga bisa membuat banyak peserta untuk berhenti membayar iuran BPJS Kesehatan.

3. Bertambahnya peserta kelas tiga

Adanya penurunan kelas, membuat peserta kelas paling rendah atau kelas tiga memiliki jumlah yang banyak.

4. Penurunan minat masyarakat

Tak hanya itu, pandangan terkait tingginya iuran saat kenaikan iuran BPJS Kesehatan membuat masyarakat semakin enggan untuk mengikuti program pemerintah satu ini.

5. Beralihnya masyarakat ke asuransi swasta

Tak sedikit dengan kenaikan iuran, membuat para peserta berhenti dan bahkan beralih ke asuransi swasta.

6. Inflasi

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan diramalkan dapat meningkatkan terjadinya inflasi. Hal ini disebabkan kenaikan iuran BPJS dapat mempengaruhi administered price. Demikian dampak positif dan negatif kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dirasakan masyarakat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini