Share

Cegah Penularan PMK, Sapi Kurban Presiden Jokowi Dikarantina

Demon Fajri, Okezone · Senin 27 Juni 2022 16:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 320 2619122 cegah-penularan-pmk-sapi-kurban-presiden-jokowi-dikarantina-1kSNaPLwt3.JPG Ilustrasi sapi. (Foto: Okezone)

BENGKULU - Satu ekor sapi seberat 803 Kilogram (Kg), milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di karantina peternak di Pintu Langit, Desa Tebat Kubu, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Sapi untuk hewan kurban itu rencananya bakal dipotong pada Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah yang jatuh pada 9 Juli 2022.

Di mana untuk sapi itu akan dikurbankan di Masjid Jamik Syifa Ali Tasrik, Desa Rigangan, Kecamatan Kelam Tengah, Kabupaten Kaur.

 BACA JUGA:447 Ekor Sapi dan Kambing Kena Penyakit Mulut dan Kuku, Bengkulu Lockdown

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Pemerintah Provinsi Bengkulu, M Syarkawi menyebut sapi itu berjenis limosin.

Adapun sapi ini telah dilakukan pemeriksaan dari perwakilan tim Balai Veteriner, Siborongborong, Sumatera Utara.

Hewan kurban tersebut dikarantina dan tidak sembarang orang bisa melihat.

Hal itu guna menghindari kemungkinan terburuk terhadap hewan kurban tersebut.

"Hewan kurban dalam keadaan sehat dan bebas penyakit. Termasuk, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Berat sapi 803 Kg, itu hasil penimbangan terakhir," kata Syarkawi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/6/2022).

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

"Hewan kurban sudah dicek. Semuanya normal, lengkap. Tidak sakit dan sehat. Saat ini sapi di karantina di lokasi peternak, dan tidak bisa dilihat oleh sembarang orang," tambahnya.

Dia menjelaskan kalau sapi ini sebelumnya dilakukan seleksi dari staf kepresidenan.

Sehingga diputuskan sapi dari Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk dijadikan hewan kurban pada tahun ini.

Selain itu, daging hewan kurban diperuntukan masyarakat di tempat hewan kurban di potong.

Pihaknya, akan menyerahkan sapi ke masyarakat setempat pada H-1 Idul Adha pada 8 Juli 2022.

"Secara teknis, kita hanya mendata sapi yang akan dijadikan hewan kurban Pak Jokowi. Seleksi sapi yang dipilih itu dari pusat. Untuk proses pembayaran sapi itu langsung dari pusat ke peternak," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini