Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Krisis Global, RI Perluas Pasar Ekspor Manufaktur

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Senin, 04 Juli 2022 |10:12 WIB
Krisis Global, RI Perluas Pasar Ekspor Manufaktur
Manufaktur. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong perluasan pasar industri nasional di tengah Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang masih di level ekspansif meski terkontraksi di angka 50,2 pada Juni 2022 dari 50,8 poin pada bulan sebelumnya.

"Kondisi ini juga didukung oleh kinerja ekspor sektor manufaktur yang mencapai USD14,14 miliar pada Mei 2022, naik 7,78% dari April sebelumnya,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Senin (4/7/2022).

Dia menyampaikan berdasarkan laporan S&P Global, aktivitas sektor manufaktur terus membaik, dengan volume permintaan yang terus berkembang.

 BACA JUGA:Kemenperin Siapkan Pilot Project Kawasan Industri Hijau RI

"Meskipun tidak dapat dipungkiri, perlambatan PMI Manufaktur Indonesia pada Juni 2022 dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku yang berpengaruh pada harga output. Perlambatan ini juga dialami oleh negara-negara ASEAN lainnya," ucap Febri.

Dia menyebut hingga saat ini kondisi harga bahan baku masih dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia serta kelangkaan energi.

Keadaan tersebut mungkin masih akan berlanjut dengan adanya sejumlah negara yang mulai melakukan pembatasan ekspor komoditas.

Hal ini perlu dicermati untuk dapat menentukan kebijakan terkait situasi tersebut.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement