Share

DPR Setujui 10 BUMN Dapat PMN Rp73,26 Triliun, Erick Thohir Janji Bawakan Hasil Terbaik

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 04 Juli 2022 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 320 2623376 dpr-setujui-10-bumn-dapat-pmn-rp73-26-triliun-erick-thohir-janji-bawakan-hasil-terbaik-VsVOKtGiw4.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk 10 perusahaan pelat merah senilai Rp73,26 triliun memberi manfaat bagi masyarakat dan negara.

Rencana kucuran dana ini berasal dari Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2023.

Komisi VI DPR RI selaku lembaga legislatif pun telah memberikan persetujuan atas usulan tersebut. Hanya saja, ada sejumlah catatan yang diberikan masing-masing Fraksi di dalam Komisi.

 BACA JUGA:Erick Thohir Ajukan PMN 10 BUMN Rp73,26 Triliun

"Usulan dan catatannya kami akan perhatikan dan perdalam. Terutama kami akan pastikan PMN ini akan membawa hasil yang baik, tidak hanya sekedar menyadarkan keuangan BUMN daripada negara," ujar Erick saat rapat kerja, Senin (4/7/2022).

BUMN selaku perseroan negara, lanjut Erick, tidak hanya menjadi perusahaan yang memberikan keuntungan bagi negara, namun harus memaksimalkan pelayanannya kepada masyarakat.

Khususnya, mengambil langkah strategi ketika pasar dalam negeri tidak seimbang,

"Bagaimana pelayanan publik maupun intervensi harus dilakukan ketika pasar tidak seimbang, tentu ini menjadi bagian tugas yang kami lakukan," ucapnya.

Adapun rincian PMN senilai Rp73,26 triliun terdiri atas PMN tunai sebesar Rp69,82 triliun dan PMN non tunai Rp3,44 triliun.

Usulan PMN tunai meliputi PT PLN (Persero) Rp10 triliun, Holding BUMN Pertahanan atau Defend ID Rp3 triliun, ID Food atau Holding BUMN Pangan sebesar Rp2 triliun, PT Hutama Karya (Persero) Rp30,56 triliun.

Lalu, Holding Pariwisata atau InJourney senilai Rp9,5 triliun, IFG sebesar Rp6 triliun, PT KAI (Persero) Rp4,1 triliun, Indonesia Re sebesar Rp3 triliun, Perum Damri Rp0,87 triliun, dan Airnav Indonesia Rp0,79 triliun.

Sementara, PMN non tunai 2023 ditujukan untuk Defend ID sebesar Rp0,838 triliun dan ID Food sebesar Rp2,609 triliun

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini