Share

Miliarder Surabaya Menangi Gugatan Lawan Antam 1,1 Ton Emas, Ini Rekam Jejak Budi Said

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 06 Juli 2022 05:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 320 2624224 miliarder-surabaya-menangi-gugatan-lawan-antam-1-1-ton-emas-ini-rekam-jejak-budi-said-V7FGYkTAnb.jpg Harga Emas Antam (Foto: Okezone)

JAKARTA - Budi Said menjadi perhatian publik karena menggugat emas seberat 1,1 ton emas kepada PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. Gugatan itu pun dikabulkan oleh Mahkamah Agung.

Namanya langsung mencuat hingga membuat publik penasaran seperti apa sosok Budi Said?

Dirangkum Okezone, Budi Said merupakan seorang Direktur Utama PT Tridjaya Kartika Grup.

Di mana Tridjaya Kartika Group adalah pengembang properti di kota Surabaya yang menawarkan banyak kemudahan untuk memiliki hunian.

Berdasarkan laman Tridjaya Kartika Group, salah satu properti yang dikerjakan oleh Tridjaya Kartika Group adalah Kertajaya Indah Regency yang berlokasi di Surabaya Timur.

Proyek lainnya adalah Florencia Regency dan Taman Indah Regency yang berada di Kota Sidoarjo.

Bahkan, perusahaannya juga diketahui jadi pengembang apartemen di Kota Surabaya bernama Puncak Marina yang berlokasi di Margorejo Indah.

Kasus ini mencuat bermula dari kesaksikan Budi yang ditawari membeli emas dengan harga diskon di Antam cabang Surabaya.

Di mana transaksinya dengan mentransfer langsung ke Antam. Kala itu Budi mendapatkan informasi tersebut dari pemilik toko emas di Krian, Sidoarjo bernama Melina pada 2018 lalu.

Lalu, Budi bersama Melina datang ke Antam Surabaya pada 19 Maret 2018. Adapun Budi di sana bertemu dengan Endang Kumoro, Misdianto, dan Eksi Anggaraini.

Budi dijelaskkan kalau ada diskon harga emas dari Eksi yang harganya Rp530 juta per kilogram/kg atau Rp530.000 per gram.

Namun, saat itu memang harga tersebut jauh di bawah harga pasaran.

Baca Selengkapnya: Profil Budi Said, Miliarder Surabaya yang Gugat Antam 1,1 Ton Emas

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini