Share

Shinzo Abe Meninggal Usai Ditembak, Surat Utang Jepang Meningkat

Feby Novalius, Okezone · Jum'at 08 Juli 2022 18:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 08 320 2626249 shinzo-abe-meninggal-usai-ditembak-surat-utang-jepang-meningkat-b0vWGhBV2g.jpg Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Mantan PM Shinzo Abe tewas ditembak orang tidak dikenal hari ini. Imbal hasil obligasi atau surat utang Pemerintah Jepang pun naik untuk obligasi 20 tahun dan 30 tahun.

Imbal hasil JGB 20 tahun naik 3 basis poin menjadi 0,930%. Sedangkan untuk imbal hasil JGB 30 tahun naik 1 basis poin menjadi 1,235%.

Imbal hasil obligasi Jepang untuk 40 tahun naik 1 basis poin menjadi 1,400%. Imbal hasil short end juga naik, dengan imbal hasil JGB dua tahun naik 0,5 basis poin menjadi -0,070% dan imbal hasil lima tahun naik 2 basis poin menjadi 0,025%.

Baca Juga: Shinzo Abe Meninggal Dunia Setelah Ditembak, Pihak Rumah Sakit Masih Bungkam

"Dia adalah ikon untuk memimpin pelemahan yen dan memperkenalkan suku bunga rendah," kata Ahli Strategi Suku Bunga dan Mata Uang Tokyo Research Institute, Hideki Shibata, dilansir dari Melansir dari business today, Jumat (8/7/2022).

"Kami masih harus mewaspadai situasinya tetapi (insiden ini) dapat memacu ekspektasi bahwa Jepang dapat menyesuaikan kebijakan moneternya yang longgar," tambahnya.

Shinzo Abe dikenal dengan kebijakan "Abenomics". Dirinya membuat pelonggaran moneter dan pengeluaran fiskal yang berani.

Baca Juga: Shinzo Abe Meninggal Dunia Pukul 17.03 Waktu Setempat

Namun pada hari ini, PM terlama di Jepang dan tokoh berpengaruh yang bertahan lama ditembak dalam acara kampanye.

Serangan itu mengejutkan negara di mana kekerasan politik dan senjata jarang terjadi.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Abe, 67, ditembak dari jarak sekitar 3 meter (10 kaki) dengan senjata api rakitan di kota barat Nara saat ia memberikan pidato kampanye untuk Partai Demokrat Liberal yang berkuasa. Video dan gambar dari tempat kejadian menunjukkan mantan perdana menteri itu ambruk ke tanah, dengan darah di bajunya, setelah dua ledakan.

Seorang juru bicara Rumah Sakit Universitas Medis Nara mengatakan bahwa akan ada konferensi pers pada pukul 6 sore waktu setempat, dengan dokter yang bertugas merawat Abe.

Sebelum laporan NHK, pejabat tinggi dari LDP yang berkuasa mengatakan pemilihan hari Minggu akan berjalan sesuai rencana, meskipun dengan peningkatan keamanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini