Share

Sri Mulyani Akui Sering Diserang Hacker

Michelle Natalia, Sindonews · Senin 11 Juli 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 320 2627392 sri-mulyani-akui-sering-diserang-hacker-zvr7xsqjgv.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah harus memperhatikan aspek keamanan siber atau cyber security dalam transformasi digital.

Dia menyebutkan, sudah beberapa kali dan juga beberapa site terkena serangan siber.

"Serangan hacker itu ke berbagai website pemerintah itu sering, jadi cyber security menjadi sangat penting," ujar Sri dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital 2022 secara virtual, Senin (11/7/2022).

Terlebih lagi, saat ini Indonesia sudah menerapkan digital signature. Jika dilihat, pemerintah sudah jarang membawa dokumen, semuanya dilaksanakan secara elektronik.

"Tapi keamanannya harus dijaga. Nah yang paling senang, bagi saya sebagai Menteri Keuangan, biaya operasi pemerintah menurun, jadi pembelian ATK turun, tapi biaya internet naik, ya berubah sih. Birokrasi pinter caranya, jadi kalau turun di ATK, naiknya di internet, sama aja," tambah Sri.

Namun, dia menilai bahwa saat ini sudah jauh lebih efisien dan jauh lebih aman. Di Kemenkeu, sebut Sri, transformasi digital terlihat dari cara mereka mengelola anggarannya berubah. Dan selama pandemi, karena dipaksa untuk pindah ke digital, sekarang semua biaya capex untuk Zoom dan berbagai konektivitas meningkat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Tapi itu saya harap one off, kemudian efisiensi biaya meeting, perjalanan dinas, dan yang lainnya ga terlalu banyak, meski ini untuk menggerakkan ekonomi terutama untuk pak Gubernur Bali karena kalau kita pakai zoom terus, kita ga pernah pergi ke Bali. ya kan pak Gub, jadi tetap ada keseimbangan untuk kegiatan pemerintah yang bisa menggerakkan masyarakat," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini