Share

Negara Bangkrut, Intip Besarnya Utang Sri Lanka

Feby Novalius, Okezone · Selasa 12 Juli 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 11 320 2627652 negara-bangkrut-intip-besarnya-utang-sri-lanka-e6S3L0pq1F.jpg Sri Lanka Gagal Bayar Utang Luar Negeri. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Sri Lanka bangkut dan Presidenya Gotabaya Rajapaksa mengundurkan diri. Sri Lanka pun tercatat memiliki utang sebesar Rp748 triliun.

Sri Lanka telah gagal membayar utangnya pertama kali. Hal ini menjadi krisis keuangan terburuk selama lebih dari 70 tahun.

Untuk massa tenggang 30 hari untuk menghasilkan USD78 juta pembayaran bunga utang yang belum dibayar berakhir pada pertengahan Mei 2022.

Kemudian, Gubernur bank sentral setempat saat itu mengatakan negara itu sekarang dalam default pre-emptive.

Pada Mei 2022, dua lembaga pemeringkat kredit terbesar di dunia juga mengatakan Sri Lanka telah gagal bayar utang alias default.

Di mana default terjadi ketika pemerintah tidak dapat memenuhi sebagian atau seluruh pembayaran utang mereka kepada kreditur.

Bahkan, kini Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa dikabarkan mundur dari jabatannya hari ini, Senin (11/7/2022).

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Hal ini terjadi setelah gelombang unjuk rasa pecah di negara tersebut.

Juru Bicara Kantor Perdana Menteri mengatakan kalau masyarakat sampai saat ini masih menduduki istana kepresidenan dan kediaman resmi perdana menteri.

Di mana mereka sebelumnya menolak pergi sampai pimpinan Sri Lanka mundur.

Mereka menilai kalau Rajapaksa gagal mengelola perekonomian Sri Lanka.

Baca Selengkapnya: Sri Lanka Bangkrut, Listrik Padam hingga Antre BBM Berhari-hari

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini