Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Terbesar Mengapa di Perumahan Tidak Ada Nomor 13

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Kamis, 14 Juli 2022 |06:22 WIB
Alasan Terbesar Mengapa di Perumahan Tidak Ada Nomor 13
Alasan Terbesar Mengapa di Perumahan Tidak Ada Nomor 13. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Alasan terbesar mengapa di perumahan tidak ada nomor 13. Telah banyak yang tahu dan menyadari jika di beberapa perumahan tidak memiliki nomor 13.

Dalam masyarakat, nomor 13 identik dengan hal mistis dan kesialan. Bahkan, banyak yang percaya jika menggunakan nomor tersebut akan mendapatkan kesialan.

Umumnya bangunan seperti hotel atau gedung, tak akan memiliki ruangan atau tingkat gedung dengan nomor 13. Kalaupun ada ruangan atau tingkat lebih dari 13 maka angka tersebut akan diganti dengan angka lainnya.

Baca Juga: 6 Fakta Sulitnya Punya Rumah Gegara Bunga KPR Tinggi hingga Pilih Tinggal di Mertua

Lantas, apa alasan terbesar di perumahan tidak ada nomor 13? Untuk mengetahuinya, simak rangkuman berikut ini.

Seperti diketahui, nomor 13 dianggap sebagai nomor sial. Menurut ahli numerologi, nomor 13 adalah angka sial sebab letaknya yang tepat setelah angka 12. Sementara angka 12 dikenal sebagai angka lengkap.

Angka 12 disebut sebagai angka lengkap lantaran kerap digunakan dalam berbagai hal, mulai dari jumlah bulan, zodiak, dewa, dan lainnya.

Baca Juga: 5 Faktor Industri Properti Jadi Andalan Ekonomi, Serap Ribuan Pekerja hingga Hasilkan Pajak

Dalam kisah terdahulu, angka 13 dikaitkan dengan Yudas, murid ke-13 Yesus yang kemudian mengkhianatinya. Ada pula yang menyebut jika awal kesialan ini terjadi lantaran Alexander ingin menjadi dewa ke-13.

Sedangkan sumber lain mengatakan, pada Jumat, 13 Oktober 1307, Raja Philip IV dari Perancis memerintahkan penangkapan dan menyiksa Ksatria Templar dan sejak itulah takhayul angka 13 merebak.

Akan tetapi, percaya ataupun tidak, sejumlah insiden mengerikan terjadi dan berkaitan dengan angka tersebut. Salah satunya kecelakaan tragis yang dialami Putri Diana dan Dodi Al-Fayet pada 31 Agustus 1997

Dilansir oleh timesofindia.indiatimes, membeli properti sebagian besar merupakan keputusan emosional daripada investasi langsung. Oleh sebab itu, upaya selalu ada untuk memastikan bahwa pemesanan dan kepekaan pembeli rumah ditujukan pada sumbernya sendiri.

Mitos urban seputar angka 13 membuat sulit untuk menjual angka ini, mengingat real estate adalah salah satu investasi terbesar dalam hidup seseorang. Meskipun tidak ada validasi seperti itu untuk angka 13 sebagai sial dalam konteks real estate tetap dihindari. Perasaan sentimental membuat angka 13 dihindari di hampir semua proyek perumahan.

Demikian alasan terbesar mengapa di perumahan tidak ada nomor 13 yang wajib diketahui.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement