Share

5 Fakta Iuran BPJS Kesehatan Dihapus, Fasilitas Kesehatan Semakin Merata

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 17 Juli 2022 05:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 16 320 2630853 5-fakta-iuran-bpjs-kesehatan-dihapus-fasilitas-kesehatan-semakin-merata-6YBwsh8DiZ.jpg BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)

JAKARTA – Iuran BPJS Kesehatan kelas 1,2 dan 3 dihapus. BPJS Kesehatan pun menerapkan iuran kelas standar atau fasilitas yang diberikan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

Berikut fakta iuran BPJS Kesehatan dihapus yang dirangkum di Jakarta, Minggu (17/7/2022).

1. KRIS Masuk Tahap Uji Coba

Adapun konsep KRIS saat ini memasuki uji coba di lima rumah sakit di antaranya RSUP Kariadi Semarang, RSUP Surakarta, RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar, RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon, dan RSUP Dr. Rivai Abdullah Palembang.

2. Konsep KRIS Perlu Dikaji

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menegaskan bahwa pihaknya perlu mengkaji secara seksama konsep KRIS.

Ghufron menambahkan jika definisi dan kriteria terkait KRIS merupakan salah satu pertimbangan penting yang perlu dirumuskan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Seperti, katakanlah obat contohnya yang kosong, apakah menjadi kewajiban di sebuah kelas standar itu harus ada obat tersedia, kalau gak ada gimana?," paparnya.

3. Ketersediaan Obat jadi Keluhan Terbanyak Peserta Program JKN

Dia menjelaskan kalau ketersediaan obat merupakan salah satu sepuluh keluhan terbanyak peserta program JKN.

"Obat ini masuk nggak, nah ini belum ada satu kesepakatan," bebernya.

4. Masih Dikaji

Adapun soal fasilitas terbaru dari BPJS Kesehatan ini juga tengah dikaji.

5. Sisi SDM dan Fasilitas Perawatan

Ghufron menyebut kalau dari sisi SDM dan fasilitas perawatan, apakah perlu disediakan perawat dan dokter.

"Apakah hanya sebatas fisik dari sisi ventilasi, penerangan, partisi, jarak tempat tidur, kamar mandinya di luar atau di dalam, atau termasuk nonfisik tapi sangat diperlukan sesuai dengan keluhan yang ada di masyarakat," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini