Share

Cek Progres Bus listrik Merah Putih, Menhub: Komponen Lokalnya Lebih dari 50%

Antara, Jurnalis · Minggu 17 Juli 2022 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 17 320 2631098 cek-progres-bus-listrik-merah-putih-menhub-komponen-lokalnya-lebih-dari-50-008EDrB12F.jpg Menhub Cek Progres Bus Listrik Merah Putih. (foto: Okezone.com/BKIP)

JAKARTA - PT INKA sedang membat bus listrik merah putih yang akan digunakan saat KTT G20. Komponen yang dipakai pada bus listrik ini lebih dari 50% lokal.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi pengerjaan Bus Listrik Merah Putih oleh PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Perse#mce_temp_url#ro) yang telah memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga lebih dari 50 %.

Baca Juga: Menhub Minta Pengerjaan Bus Listrik Merah Putih Dipercepat untuk G20

"Bus listrik buatan INKA ini diupayakan memiliki TKDN lebih dari 50%. Ini harus kita apresiasi, apalagi kajian TKDN-nya dilakukan dengan melibatkan rekan-rekan dari banyak perguruan tinggi yang ada di tanah air," ujar Menhub Budi Karya Sumadi, dikutip dari Antara.

Menurut dia, banyak arti yang bisa diambil dari kerja sama antara Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Satu sisi bisa membuka ruang kerja baru bagi produk-produk dalam negeri.

Arti yang lainnya adalah kerja sama ini merupakan bagian dari kecepatan riset dari perguruan tinggi untuk menemukan sesuatu yang selama ini hanya dilakukan di luar negeri.

Baca Juga: Bikin Ekonomi Dunia Lesu, G20 Minta Perang Rusia dan Ukraina Diakhiri

"Kita tahu, banyak perguruan tinggi memiliki keahlian dan kesempatan untuk melakukan inovasi. Karenanya, Saya mengapresiasi Kemendikbud Ristek yang memberikan dana untuk melakukan riset dan hasilnya dituangkan dalam bentuk karya," katanya.

Pihaknya berharap agar kerja sama tersebut ditingkatkan guna memberi kesempatan dunia pendidikan untuk mengeksplorasi kemampuan untuk melakukan riset yang lebih mendalam.

"Sehingga, komponen-komponen dalam negeri yang sebelumnya tidak bisa dilakukan, kini bisa diproduksi. Sekarang bisa 30 bus, nanti bisa 50, bisa 100, bahkan terus bertambah. Saya yakin bisa dihasilkan. Oleh karenanya, kerja sama seperti ini perlu ditingkatkan," kata Menhub Budi.

Follow Berita Okezone di Google News

Menhub juga meminta sejumlah operator BUMN seperti Damri, PT KAI, dan INKA untuk terus mendukung dan membuka kesempatan bagi dunia pendidikan untuk melakukan riset pengembangan teknologi transportasi secara lebih intensif.

"Tidak mungkin dunia industri berjalan sendiri, harus kerja sama dengan sektor pendidikan. Berikutnya kami memberikan kesempatan kepada dunia perguruan tinggi untuk turut serta dalam pengembangan transportasi kereta ringan atau LRT," kata Menhub.

Dalam kunjungannya ke PT INKA, Menhub juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penelitian dan Pengembangan Kereta Ringan Berbasis Hybrid dan Cerdas yang dilakukan BRIN, PT INKA, PT KAI, dan beberapa perguruan tinggi negeri.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini