Share

Tingkatkan Kreativitas, Kemenperin Beri Pelatihan ke Industri Kecil dan Menengah

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Selasa 19 Juli 2022 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 19 320 2632032 tingkatkan-kreativitas-kemenperin-beri-pelatihan-ke-industri-kecil-dan-menengah-DkybuMKVd2.jpg Ilustrasi UMKM RI. (Foto: MPI)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) fokus memberikan pelatihan kepada para industri kecil dan menengah (IKM).

Hal ini untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi, serta memperkuat keterampilan teknis, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi guna mengembangkan usahanya.

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita mengatakan pihaknya memiliki dua program utama dalam rangka meningkatkan populasi IKM melalui kewirausahaan.

 BACA JUGA:Kemenperin Siapkan Pilot Project Kawasan Industri Hijau RI

Pertama, bagi calon wirausaha baru yang belum lama merintis usaha, Ditjen IKMA terus menggelar pelatihan wirausaha baru (WUB) melalui program santripreneur, pelatihan WUB di daerah tertinggal, perbatasan, terluar, dan atau pascabencana.

Kedua, pendampingan WUB yang bersinergi dengan kementerian dan lembaga lain termasuk dekonsentrasi.

“Hingga triwulan 2022, Ditjen IKMA telah melatih 12.700 WUB dan memfasilitasi 3.648 WUB industri kecil dengan legalitas usaha. Sementara itu, program penumbuhan WUB tahun 2021 berhasil melatih 6.258 WUB dan memberikan fasilitasi legalitas usaha kepada 3.048 WUB,” ujar Reni, Selasa (19/7/2022).

Setelah melalui program dasar pelatihan WUB, Ditjen IKMA juga memfasilitasi pelaku IKM dalam program peningkatan daya saing melalui beragam pendampingan, perluasan akses pasar, pameran, dan awarding.

Menurut Reni, program tersebut penting untuk mendongkrak kemampuan sektor IKM yang selama ini berkontribusi besar dalam perekonomian nasional.

“Saat ini jumlah unit usaha IKM mencapai 4,4 juta unit usaha atau 99,7% dari total unit usaha industri, dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 10,36 juta orang atau 66,25% dari total tenaga kerja industri, IKM mampu berkontribusi sebesar 21,47% dari total nilai output industri nasional,” pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini