Share

Bandara Halim Bukan Dikelola Angkasa Pura, Kemenhub: Silahkan Tanya ke TNI

Heri Purnomo, iNews · Jum'at 22 Juli 2022 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 320 2634322 bandara-halim-bukan-dikelola-angkasa-pura-kemenhub-silahkan-tanya-ke-tni-QsZrJdcOdO.jpg Bandara Halim (Foto: MPI)

JAKARTA - Pengelolaan Bandara Halim Perdanakusuma tidak lagi berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) II. Di mana pengelolaan Bandara Halim akan dikelola oleh PT Angkasa Transportindo Selaras (PT ATS).

Merespon hal tersebut Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati tidak berkomentar banyak mengenai rencananya pengelolaan Bandara Halim melalui PT Angkasa Transportindo.

“Silahkan tanya ke pihak TNI mas, karena itu lahan milik TNI AU” kata Adita kepada MNC Portal, Jumat (22/7/2022).

Meski demikian, dirinya mengatakan bahwa secara regulasi PT Angkasa Pura (AP) II masih terdaftar menjadi operator Bandara Halim Perdanakusuma.

"Hingga saat ini secara regulasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Halim masih Angkasa Pura II," ujar Adita kepada MNC Portal, Jumat (22/7/2022).

Adapaun terkait pemindahan pengelolaan tersebut, dirinya berharap perpindahan pengelolaan tidak mengganggu layanan bandara Halim dan aspek keselamatan serta keamanan penerbangan tetap diutamakan.

"Kami masih menunggu hasil koordinasi yang dilakukan AP II bersama stakeholders terkait khususnya dengan pihak TNI AU sebagai pemilik lahan," katanya.

Sebagai informasi, Kedepannya pengelolaan Bandara Halim akan dikelola oleh PT. Angkasa Transportindo Selaras (PT.ATS). Sedangkan pihak AP II tidak lagi menajdi pengelola di Bandara Halim Perdanakusuma.

"Berdasarkan rapat pada tanggal 20 Juli 2022 antara TNI AU, PT.Angkasa Pura (AP) II, dan PT. Angkasa Transportindo Selaras (PT. ATS), sepakat melaksanakan serah terima pengelolaan lahan 21 Ha di bandara Halim Perdanakusuma," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma Indan Gilang Buldansyah dalam keterangan tertulis.

Indan menjelaskan bahwa serah terima tersebut merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, yaitu Putusan Peninjauan Kembali MA Nomor 527 / PK/Pdt/2015

Lebih lanjut, berdasarkan putusan tersebut, TNI AU memiliki kewajiban menyerahkan penguasaan lahan seluas 21 Ha atau apa saja yang berdiri di atasnya kepada PT ATS.

"Sedangkan AP II memiliki kewajiban untuk menyerahkan pengelolaan lahan 21 Ha atau apa saja yang berdiri di atasnya untuk dimanfaatkan PT. ATS," katanya.

Selanjutnya PT AP II sebagai pihak yang selama ini melaksanakan pengelolaan operasional bandara Halim Perdanakusuma, akan keluar dari kawasan bandara Halim Perdanakusuma. Indan mengatakan kesepakatan tersebut sidah melalui sejumlah rapat antara pihak AP II, TNI AU dan PT ATS.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini