Share

Tanya Tarif Homestay di Labuan Bajo? Jokowi Malah Ditawari Menginap Gratis

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 22 Juli 2022 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 320 2634340 tanya-tarif-homestay-di-labuan-bajo-jokowi-malah-ditawari-menginap-gratis-fLqVpmLCUd.jpg Presiden Jokowi Tanya Tarif Homestay di Labuan Bajo. (Foto: okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Jokowi (Jokowi) meninjau Proyek Pengembangan Sarana Hunian Pendukung Kawasan Pariwisata, Kampung Baru, Labuan Bajo pada hari ini.

Ada hal menarik saat Presiden dan Ibu Iriana mendatangi sebuah kios sekaligus pondok wisata (homestay) yang dimilili warga, Presiden Jokowi ditawari menginap gratis oleh pemilik homestay tersebut.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Desa Situngkir Kembangkan Ekraf Kriya & Ekowisata

"Kalau bapak yang menginap gratis pak," ujar Riyadi pemilik kios dan homestay Avifah saat ditanya tarif pondok wisatanya oleh Presiden.

Jawaban tersebut membuat Presiden dan Ibu Iriana tersenyum dan kembali menanyakan berapa tarif pondok wisatanya per malam untuk wisatawan. "Seratus ribu rupiah per malam Pak," jawab Riyadi.

Presiden pun menitipkan kepada Riyadi dan juga sejumlah pemilik pondok wisata di Kampung Baru tersebut untuk menjaga dan memelihara sarana dan prasarana serta bangunan yang sudah diperbaiki oleh pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga: Sandiaga Uno Dorong Investor Tanam Modal ke Pelaku Ekraf

"Dijaga ini ya," pesan Presiden.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga meresmikan sistem penyediaan air minum (SPAM) Wae Mese II di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hari ini. SPAM Wae Mese II merupakan bagian dari penataan infrastruktur pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat memberikan keterangan seusai meninjau SPAM Wae Mese II, Presiden mengatakan bahwa penataan Labuan Bajo harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari penataan kawasan hingga ketersediaan listrik dan air.

“Dari airnya, ketersediaan listriknya, penataan kawasan semuanya terpadu, sehingga kebutuhan-kebutuhan yang ada bisa dipenuhi,” ujar Presiden.

SPAM Wae Mese II sendiri dibangun dengan nilai investasi mencapai Rp159 miliar. SPAM yang dibangun pada tahun 2020 ini bermanfaat untuk menyediakan kebutuhan air minum masyarakat di Labuan Bajo sebanyak 8.000 sambungan rumah atau setara dengan 40 ribu jiwa.

Lebih lanjut, Kepala Negara memandang bahwa pengembangan Labuan Bajo perlu dilakukan secara terpadu karena terjadi peningkatan investasi di Labuan Bajo utamanya di bidang perhotelan.

“Saya melihat ada peningkatan investasi utamanya hotel-hotel yang sangat banyak di Labuan Bajo ini,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini