Share

Polemik Sawit Indonesia Belum Tuntas, Apa Penyebabnya?

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 25 Juli 2022 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 320 2635866 polemik-sawit-indonesia-belum-tuntas-apa-penyebabnya-T8AK8FEfFO.jpg CPO. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polemik soal kelapa sawit Indonesia belum tuntas hingga saat ini.

Berbagai kebijakan pun sudah digulirkan oleh pemerintah agar masalah ini bisa terurai.

Tapi tetap saja, realita di lapangan tak semulus dengan harapan.

 BACA JUGA:Kebijakan DMO-DPO Sawit Bakal Dicabut, Harga TBS Bisa Merangkak Naik Lagi?

Oleh sebab itu, sejumlah masukan dari berbagai pihak bermunculan. Salah satunya pembentukan Badan Sawit Indonesia.

"Solusinya itu dirikan Badan Sawit Indonesia. Jadi tidak seperti sekarang semua Menteri mencampuri. Sekarang ini, sawit itu dipimpin hanya seorang Eslon III, menyedihkan sekali," ujar Ketua umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Gulat Manurung dalam diskusi virtual, Senin (25/7/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Di sisi lain, Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga menyarankan, persoalan sawit ini baiknya dikomadokan oleh satu badan/institusi yaitu BUMN dalam hal ini ID Food dan Bulog, sebagaimana di lakukan oleh Pertamina.

"Kalau ID Food dan Bulog menjalankannya seperti Pertamina, raut marut ini tidak akan terjadi dengan catatan, sumber pasokannya itu diganti oleh para pelaku sawit tentunya," terang Sahat.

Adapun Anggota Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Maruli Gultom, juga mengatakan bahwa baiknya urusan perkelapasawitan diatur oleh pihak-pihak yang bersangkutan saja sehingga lebih terakomodir.

"Jangan banyak yang ngaturlah. Soal harga tinggi serahkan saja ke pasar, soal harga murah disitulah fungsi BUMN. Kalau minyak goreng sudah dianggap sebagai hajat hidup orang banyak serahkan ke PTPN, selesai," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini