Share

Bahas Internet di MNC Investor Forum 2022, Hary Tanoesoedibjo: Meningkat Pesat

Rizky Fauzan, MNC Portal · Selasa 26 Juli 2022 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 320 2636809 bahas-internet-di-mnc-investor-forum-2022-hary-tanoesoedibjo-meningkat-pesat-t9W1cFeSbd.jpg Hary Tanoeseodibjo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - MNC Group Investor Forum 2022 menggelar Mid-Year Investment Outlook 2022 dengan tema Sailing Into Headwinds yang dihadiri Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

MNC Group Investor Forum 2022 dilaksanakan untuk mendulang kesuksesan sekaligus acara rutin setelah di awal tahun bersama MNC Group sukses menyelenggarakan MNC 2022 yang dihadiri dari 79.668 peserta.

Tema yang diangkat dalam MNC Group Investor Forum 2022 Mid- Investment Outlook 2022 adalah Sailing Into Headwinds.

Tema ini diangkat untuk mendukung pergerakan pasar modal Indonesia di tengah fluktuasi ekonomi global.

 BACA JUGA:MNC Sekuritas Gelar Forum Investor, Dorong Literasi Pasar Modal Indonesia

Selain itu, Pandemi Covid-19 memicu peningkatan daripada internet dalam berbagai perspektif.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa penggunaan internet saat ini rata-rata mencapai delapan jam dalam sehari untuk melakukan berbagai macam hal.

Menurutnya, hal tersebut turut mengubah strategi di MNC Group.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Buat WhatsApp buat liat portal, kemudian sosial media dan sebagainya tapi yang jelas meningkat pesat. Jadi Covid ini benar-benar men-trigger peningkatan daripada internet. Itulah kenapa yang ingin saya garis bawahi strategi di grup juga banyak yang berubah. 3 tahun yang lalu memang dicanangkan bagaimana sektor yang berbasis digital kita push semaksimal mungkin," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo di acara MNC Group Investor Forum 2022, Mid-Year Investment Outlook 2022 melalui daring, Selasa (26/7/2022).

Dia menilai, jika tidak segera beradaptasi dengan iklim yang serba digitalisasi saat ini, maka perlu disiapkan agar pergeseran viewing habit dari nonton televisi biasa lalu ke streaming bisa teratasi.

"Kalau kita ga nyiapkan ini begitu ada pergeseran viewing habit dari nonton tv biasa ke streaming nanti larinya ke tempat lain, kita siapkan ini. Dan ternyata it works, itu berhasil. Tapi bukan itu saja, kita buat ini sebagai super apps," katanya.

"Kami punya 11 juta pelanggan paytv pakai satelit sebagaian ada broadband nya juga. Tapi karena covid dan karena anak-anak muda ini dan viewing habit-nya mulai berubah kami siapkan vision+ supaya bisa menampung dari yang tadi nonton melalui tv biasa mereka jadi berlangganan," tambahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini