SURABAYA – Perkembangan pasar modal di Indonesia pada tahun 2022 ini cukup mengesankan, tercatat jumlah investor di pasar modal Indonesia pada bulan Juni mencapai 9,1 juta orang.
Hal ini menandakan bahwa investasi bukan lagi menjadi hal yang baru di masyakarat. Transformasi pola pikir masyarakat dari yang hanya gemar menabung ke gemar investasi, dengan kata lain kini masyarakat semakin teredukasi dengan dunia pasar modal.
Perkembangan digitalisasi dan teknologi informasi di Indonesia juga menjadi salah satu hal yang paling memengaruhi masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Semakin mudahnya masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang investasi, sekaligus juga memudahkan masyarkat dalam memilih jenis investasi yang akan dilakukannya.
Begitu juga dengan reksa dana, jika dilihat dari perkembangannya investor reksa dana cukup baik, sebab pada bulan Juni 2022 menurut data dari KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) jumlah investor reksa dana berjumlah 8,42 juta orang. Tapi apakah ini menandakan reksa dana sebagai investasi utama atau hanya sebagai alternatif saja?
BACA JUGA:BEI Suspensi Perdagangan Efek Reksa Dana Indeks FWD Asset IDX ESG Leaders ETF (XFES)
Menanggapi hal tersebut, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melalui MNC Asset Management (MNC AM) bersama BEI Kantor Perwakilan Wilayah Jawa Timur mengadakan Instagram Live (IG Live) pada Jumat, 29 Juli 2022, pukul 16.00 WIB.
Angelia Chandra yang menjadi Host pada IG Live kali ini mengatakan tentang pentingnya investasi sejak dini.
“Saat ini sepertinya investasi mulai menjadi tren di masyarakat, karena terbukti semakin bertambahnya masyarakat yang melakukan investasi di pasar modal, oleh karena itu kita cukup senang dapat berkolaborasi dengan IDX Jawa Timur, di mana kita nanti akan cukup banyak membahas tentang atmosfer investasi di Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur,” ujar Angelia.