Share

IKM Mamin Serap 3,89 juta Tenaga Kerja Lokal

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 01 Agustus 2022 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 320 2640224 ikm-mamin-serap-3-89-juta-tenaga-kerja-lokal-mVitLBJ804.jpg IKM mamin serap tenaga kerja (Foto: Freepik)

JAKARTA – Sektor industri makanan dan minuman (mamin) menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Sebab kontribusinya sangat besar dibandingkan industri pengolahan non-migas lainnya.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan, pada kuartal pertama tahun 2022, sektor Industri makanan dan minuman menyumbang 37,77% dari nilai PDB industri nonmigas atau 6,55% dari total PDB Nasional.

"Dari nilai tersebut, sebagian merupakan kontribusi IKM makanan dan minuman yang berjumlah sekitar 1,68 juta unit usaha atau 38,27% dari total unit usaha IKM secara keseluruhan," ujarnya dalam acara Kick Off IFI 2022 dengan tema Promoting Suistainable Supy Chain and Addes Value Through Innovaiton to Serve the Dynamic Markets yang disiarkan secara virtual, Senin (1/8/2022).

Tak hanya itu, sambung Reni, IKM makanan dan minuman juga mampu menyerap sekitar 3,89 juta tenaga kerja.

Namun, ia tidak menampik bahwa industri ini masih diselimuti hambatan yang menyendat kemajuan IKM. Seperti di antaranya keterbatasan modal, manajemen yang belum profesional, belum terpenuhinya standar serta legalitas usaha, serta terbatasnya inovasi.

"Sementara dari sisi eksternal, IKM juga dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya seperti ketidakpastian pasokan bahan baku, kehadiran pesaing dan produk baru, serta permintaan pasar yang sangat fluktuatif," ungkap Reni.

Reni juga mengatakan, saat ini permintaan pasar bukan lagi terfokus di dalam negeri saja. Melainkan di era globalisasi sekarang ini membuka pintu bagi IKM mamin Indonesia untuk memasarkan hingga mancanegara.

Oleh karena itu, dia mendorong para IKM agar bisa mempersiapkan diri melakukan adaptasi dan berinovasi dengan membaca tren dan kebutuhan pasar, baik pasar dalam negeri maupun ekspor.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini