Share

Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5,44% Berkat Konsumsi Rumah Tangga dan Ekspor

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 12:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 320 2642528 ekonomi-ri-bisa-tumbuh-5-44-berkat-konsumsi-rumah-tangga-dan-ekspor-KwDWEt1xYB.jpg Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2022 (Foto: Freepik)

JAKARTA – Ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% pada kuartal II 2022. Ekonom Bank Danamon Irman Faiz menyatakan realisasi ekonomi tidak terlepas dari dorongan konsumsi, ekspor, hingga investasi.

"PDB kuartal kedua terutama didukung oleh konsumsi rumah tangga yang lebih kuat dan ekspor bersih yang kuat,” katanya dilansir dari Antara, Jumat (8/5/2022).

Irman mengatakan konsumsi rumah tangga berkontribusi sekitar 2,92% terhadap total pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II tahun ini karena adanya aktivitas pada masa Idul Fitri yang kembali ke kondisi hampir normal.

Sementara ekspor bersih menambahkan 2,14% ke total pertumbuhan yang sejalan dengan surplus perdagangan di tengah harga komoditas yang lebih tinggi.

Selain itu investasi tetap juga cukup mendukung dengan kontribusi 0,94% terhadap total pertumbuhan PDB kuartal II tahun ini.

Ia melanjutkan pemulihan permintaan yang kondusif juga tercermin dari sisi sektoral yaitu terdapat empat sektor yang menunjukkan pertumbuhan sekitar 50%.

"Empat sektor itu merupakan sektor yang paling parah terkena dampak pandemi," ujar Irman.

Empat sektor yang dimaksud adalah industri pengolahan 0,82%, transportasi 0,76%, perdagangan besar dan eceran 0,58%, serta komunikasi 0,50%.

Secara keseluruhan Irman optimis ekonomi Indonesia tahun ini akan tumbuh mencapai 5,1% (yoy) mengingat dua kuartal telah mampu tumbuh di atas 5%.

Terlebih lagi ia memproyeksikan PDB kuartal III-2022 akan tumbuh di atas level kuartal kedua seiring adanya baseline yang rendah pada realisasi kuartal III tahun lalu.

Menurutnya, indikator utama pada Juli 2022 juga menunjukkan aktivitas lebih kuat seperti manufaktur PMI yang dilaporkan berada di level 51,3.

“Kami masih optimis dengan prospek pertumbuhan PDB 5,1% (yoy) untuk setahun penuh,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini