Share

Ada Perubahan Iklim, Luhut Minta BMKG Berperan Aktif Jaga Ketahanan Pangan RI

Heri Purnomo, iNews · Senin 08 Agustus 2022 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 320 2644043 ada-perubahan-iklim-luhut-minta-bmkg-berperan-aktif-jaga-ketahanan-pangan-ri-a1u89EZwlO.jpg Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perubahan iklim yang saat ini terjadi memberikan dampak yang signifikan terhadap pengurangan produksi pada sektor pertanian dan perikanan di Indonesia.

Oleh sebab itu, dirinya meminta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peran yang signifikan terhadap sektor pertanian dan perikanan guna mendukung ketahanan pangan Indonesia ke depannya.

"Saya titip amat supaya peran BMKG ini ke depan itu benar-benar menjadi satu hal yang sangat strategis di dalam kita menyiapkan pangan kita ke depan ini," katanya dalam sambutan Rakornas BMKG 2022 yang dipantau melalui virtual di Jakarta, Senin (8/8/2022).

 BACA JUGA:BMKG: Perubahan Iklim Mengancam Ketahanan Pangan di Wilayah Indonesia

Luhut mengatakan, BMKG mempunyai informasi terkait monitoring, prediksi, dan peringatan dini kondisi cuaca serta iklim ekstrem dan juga berkontribusi secara strategis pada pilar ketersediaan pangan dan penanggulangan rawan pangan nasional.

"Peran BMKG dalam memberikan informasi memegang peran kunci di wilayah sentra perikanan dan pertanian melalui pengamatan cuaca dan iklim, pengutan kapasitas pemodelan yang terus diperkuat oleh BMKG dan peningkatan literasi bagi para petani dan nelayan benar-benar sangat diperlukan," jelasnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia pun menyebut bahwa pemerintah dalam upaya menjaga ketersediaan pangan adalah dengan penjajakan kerja sama dengan sejumlah negara seperti China, Belanda, dan Taipei.

“Kolaborasi dengan mitra luar negeri juga menjadi bagian dari upaya percepatan pengembangan food Estate ini. Beberapa penjajakan telah dilakukan diantaranya dengan China, Belanda, dan Taipei,” ucapnya.

Selain penjajakan dengan berbagai negara, Luhut mengatakan bahwa pemerintah tengah mengupayakan program Food Estate. Program Food Estate ini telah masuk ke dalam program strategis nasional Tahun 2022-2024 dengan memprioritaskan program peningkatan ketersediaan akses serta kualitas konsumsi pangan.

"Dan itu juga perlu food estate kita bangun dan itu memerlukan sekali peran BMKG untuk bisa secara modern kita lakukan pertanian ini," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini