Sebagai pelabuhan hub, Terminal Kijing dirancang untuk mampu melayani kapal kontainer ukuran besar dengan kapasitas di atas 10.000 TEUs. Terminal peti kemasnya sendiri dibangun dengan kapasitas 2 juta TEUs per tahun.
Pembangunan pelabuhan ini pun diharapkan dapat mengintegrasikan kawasan industri yang berada di Kalimantan Barat.
"Terdapat 2.000 - 3000 hektar wilayah di belakang Terminal Kijing yang dapat didedikasikan menjadi area industrial, misalnya smelter pabrik pengolahan. Pengembangan area industri diharapkan dapat dilakukan melalui sinergi lintas BUMN," katanya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)