JAKARTA - Pengamat Pangan, Kepala Pusat Bioteknologi IPB University mengatakan konflik yang terjadi antara Rusia - Ukraina mengancam pasokan gandum yang bakal masuk ke Indonesia.
Dia menyebut saat ini Indonesia sudah ketergantungan dengan impor gandum dari Ukraina, bahkan negara tersebut menjadi pemasok gandum terbesar kedua ke Indonesia.
"Pertama terkait Ukraina, dunia masih buntu, karena Rusia ini mengembargo pelabuhan di Ukraina, sehingga Ukraina tidak bisa mengeluarkan gandumnya untuk diekspor ke negara lain," ujar Dwi Andreas saat dihubungi MNC Portal, Rabu (10/8/2022).
BACA JUGA:Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat Akibat Suplai Gandum Seret, Mendag: Enggak!
Menurutnya, Rusia - Ukraina menjadi pemasok terbesar Gandum dunia, sehingga adanya embargo tersebut bakal berdampak pada rantai pasok gandum termasuk ke Indonesia.
"Saat ini gandum yang diproduksi oleh Ukraina tidak bisa keluar, padahal Rusia Ukraina memasok sekitar 30% pasar gandum dunia, jadi sangat besar peranannya," katanya.