Share

71 Perusahaan Belum Pasok Batu Bara ke PLN, Listrik Aman?

Rizky Fauzan, MNC Portal · Kamis 11 Agustus 2022 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 320 2645767 71-perusahaan-belum-pasok-batu-bara-ke-pln-listrik-aman-6MqQmHdVMg.jpg Pasokan Batu Bara ke PLN Terbatas. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Kementerian ESDM mengungkapkan ada 71 perusahaan batu bara yang belum memenuhi kewajiban memasok batu bara untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) hingga Juli 2022.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, pihaknya berkomitmen menjalankan kewajiban kontrak Domestic Market Obligation (DMO) ke PLN perihal memasok batu bara untuk dalam negeri.

Baca Juga: 35.000 Ton Limbah Batu Bara Disulap Jadi Bahan Bangunan

"Setahu kami, anggota APBI yang sudah berkontrak dengan PLN tetap berkomitmen melaksanakan kewajiban kontraktual mereka, meskipun harga di luar mencapai tiga sampai empat kali lipat," kata Hendra saat dihubungi MNC Portal, Kamis (11/8/2022).

APBI menilai, rencana pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) Batu bara dapat menjadi solusi permanen untuk mengatasi masalah pemenuhan kewajiban batu bara di dalam negeri, utamanya untuk sektor kelistrikan. Ini mengingat adanya disparitas harga yang cukup lebar antara harga batubara global dengan harga batubara DMO.

Baca Juga: Tinggalkan Batu Bara, PLN Gunakan Biomassa pada PLTU

"Tetapi, hendaknya beberapa hal teknis terkait BLU batu bara perlu diperhatikan," imbuh Hendra.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Seperti diketahui, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebut, pihaknya telah memberikan surat penugasan pasokan batubara kepada pemegang IUP dan IUPK serta PKP2B untuk PLN pada Juli 2022.

Dalam hal ini, surat penugasan itu ditujukan kepada 123 badan usaha pertambangan dengan total volume penugasan sebesar 18,89 juta ton. Adapun realisasinya sampai Juli baru mencapai 8,03 juta ton dari 50 perusahaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini