Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahas Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, Wapres: Jadi Penghubung Pelaku Usaha

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 11 Agustus 2022 |12:06 WIB
Bahas Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, Wapres: Jadi Penghubung Pelaku Usaha
Wapres Maruf Amin. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin menegaskan pesantren harus dapat menjadi offtaker sebagai upaya pemberdayaan ekonomi umat untuk memenuhi tanggung jawab umat dalam memakmurkan bumi.

Pesantren harus dapat menjadi offtaker melalui program OPOP seperti ekonomi, seperti industri, pertambangan, perdagangan maupun pertanian untuk dapat terus menghasilkan produk-produk terbaiknya, khususnya dalam upaya memakmurkan bumi dan mendorong pengembangan sektor ekonomi rakyat.

 BACA JUGA:Bertolak Ke Banjarmasin, Ini Agenda Wapres Selama di Kalsel

“Offtaker, membuat produk, membeli, menjual, sehingga proses produksi terus berjalan. Ini saya kira yang ingin kita bangun,” kata Wapres saat membuka acara One Pesantren One Product (OPOP) Kalimantan Selatan Expo 2022 di Lapangan dr. Murjani Banjarbaru, Jalan Comet Raya, Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kalimantan Selatan, Kamis (11/8/2022).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, selain menjadi offtaker, pesantren juga harus menjadi penghubung antara pelaku usaha dengan pasar sehingga pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Saya minta pesantren itu menjadi hamzah washl menjadi penghubung dari produk-produk pertanian, perkebunan, kemudian diolah, dihilirisasi setengah jadi, kemudian dijual baik untuk di dalam negeri maupun luar negeri,” tutur Wapres.

Untuk itu, Wapres menekankan, agar jangan ada lahan dan tenaga yang tidak terpakai.

Sebab, Allah SWT pun telah memerintahkan di dalam Alquran agar manusia dapat memanfaatkan bumi untuk dimakmurkan dengan baik.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement