JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa untuk tahun depan, pemerintah tidak lagi menyediakan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN).
"Dana PEN akan berakhir di akhir tahun ini, sejalan dengan undang-undang yang terkait dengan perubahan budget defisit," jelasnya saat ditemui oleh MPI di Jakarta, Kamis (11/8/22).
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa hal ini bukan berarti PEN berhenti, namun anggaran mengenai penanganan Covid-19 nantinya akan diserahkan ke masing-masing Kementerian atau Lembaga.
"Jadi bukan berarti bahwa programnya tidak dilaksanakan. Namun untuk selanjutnya itu bergeser ke kementerian/lembaga masing masing, termasuk untuk perlindungan sosial," jelasnya.
BACA JUGA:Erick Thohir: Dana Pensiun BUMN Harus Transparan!
Sehingga, dia menyebut bukan berarti pemerintah tidak mengalokasikan anggaran penanganan pandemi. Hanya saja alokasinya akan bergeser ke masing-masing kementerian/lembaga yang membidanginya.
Sebelumnya, Airlangga mencatat realisasi anggaran PEN sebesar Rp95,13 triliun.
(Zuhirna Wulan Dilla)