Share

Sampaikan Nota Keuangan 2023, Jokowi Waspadai Gejolak Ekonomi Global Masih Tinggi

Michelle Natalia, Sindonews · Selasa 16 Agustus 2022 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 320 2648889 sampaikan-nota-keuangan-2023-jokowi-waspadai-gejolak-ekonomi-global-masih-tinggi-cS5bRtrqNE.JPG Presiden Jokowi. (Foto: DPR RI)

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta agar terus waspada terhadap risiko gejolak ekonomi global.

"Ke depan, kita harus terus waspada. Risiko gejolak ekonomi global masih tinggi," ujar Jokowi dalam Pidato Nota Keuangan 2023 di Jakarta, Selasa (16/8/2022).

Dia mengatakan perlambatan ekonomi dunia tetap berpotensi memengaruhi laju pertumbuhan domestik dalam jangka pendek.

"Konflik geopolitik dan perang di Ukraina telah menyebabkan eskalasi gangguan sisi suplai yang memicu lonjakan harga-harga komoditas global dan mendorong kenaikan laju inflasi di banyak negara, tidak terkecuali Indonesia," ungkapnya.

 BACA JUGA:Jokowi Ungkap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Dia menyebutkan, bank sentral di banyak negara melakukan pengetatan kebijakan moneter secara agresif.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pengetatan ini telah menyebabkan guncangan pada pasar keuangan di banyak negara berkembang.

"Konsekuensinya, nilai tukar mata uang sebagian besar negara berkembang

mengalami pelemahan," ucapnya.

Dengan berbagai tekanan tersebut, International Monetary Fund (IMF) pun memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat signifikan.

"Prediksi pertumbuhan ekonomi global dari 6,1% di tahun 2021 menjadi 3,2% di tahun 2022, dan 2,9% di tahun 2023," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini