Share

Ini Dia Harta Karun Baru yang Ada di Papua Barat

Tim Okezone, Okezone · Rabu 17 Agustus 2022 04:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 320 2649177 ini-dia-harta-karun-baru-yang-ada-di-papua-barat-ONBeFYtqxy.JPG Minyak. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Masyarakat Indonesia tengah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 hari ini, Rabu (17/8/2022).

Di tengah perayaan HUT tersebut, ada harta karun baru ditemukan di Papua Barat.

Di mana harta karun hidrokarbon berupa gas melalui kegiatan pengeboran sumur eksplorasi Markisa (MKS)-001 di Papua Barat.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut harta karun ini tentu menjadi kado HUT RI ke-77.

 BACA JUGA:Peringatan HUT Ke-77 RI, Kawasan Wisata Monas Ditutup Sementara

Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara mengatakan sumber gas hidrokarbon itu ditemukan oleh Pertamina Hulu Energi Regional IV di wilayah kerja Pertamina EP, Field Papua, Kabupaten Aimas, Provinsi Papua Barat.

"Keberhasilan penemuan hidrokarbon di wilayah yang kaya akan sumber daya alam di Papua Barat, termasuk minyak dan gas akan mendorong kegiatan eksplorasi yang lebih masif dan agresif di masa mendatang," kata Benny dalam keterangan di Jakarta, Senin (15/8/2022).

Kemudian, pengeboran sumur eksplorasi MKS-001 memiliki objektif utama di Batu Karbonat Formasi Kais.

Sumur MKS-001 ditajak pada 21 Juni 2022 pukul 06.00 WIT dan mencapai kedalaman akhir 2048 mMD pada 28 Juli 2022 pukul 20.00 WIT.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dia menyebut bahwa sumur eksplorasi MKS-001 dibor dengan profil vertikal menggunakan rig PDSI#28.2/D1000-E.

Menurutnya, pengeboran itu menjadi tantangan tersendiri karena melakukan pekerjaan pengeboran di daerah remote yang memerlukan waktu mobilisasi peralatan dan material pemboran melalui jalur laut serta jenis formasi shale yang terindikasi high tectonic stress, sehingga membutuhkan perencanaan dan operasional pengeboran tepat dan akurat.

Lalu, pada pekerjaan dry hole base diselesaikan tanpa adanya non productive time baik dari peralatan jasa penunjang dan material maupun dari sisi operasional.

Adapun serangkaian evaluasi terhadap properti formasi dengan menggunakan e-line logging tools, Pertamina selanjutnya mengusulkan dua interval Drill Stem Test (DST) yang berada dalam Formasi Kais, DST#1 : 2012 - 2020 mMD dan DST#2 : 1932 - 1942.5 mMD.

Baca Selengkapnya: Ditemukan! Harta Karun Baru di Papua Barat, Jadi Kado HUT ke-77 RI

 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini