Sementara itu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, "gerakan tanam ini bertujuan meningkatkan indeks pertanaman yang awalnya IP 200 Menjadi IP300 guna meningkatkan produksi dan produktivitas sehingga dapat memenuhi kebutuhan di daerah Konawe Selatan Khususnya."
Menyoal adanya ancaman krisis pangan global, menurut Suwandi, Kementan telah menyiapkan berbagai program.
"Program yang menjadi prioritas guna mengamankan ketahanan pangan nasional terhadap ancaman krisis pangan global yang telah disiapkan diantaranya mengurangi impor untuk beberapa komoditas, di antaranya adalah kedelai, gula, sapi, bawang putih, substitusi impor gandum dengan sagu, sorgum, singkong dan komoditas lain," tuturnya.
(Agustina Wulandari )