Share

Segera IPO, Bio Farma Bakal Bentuk Perusahaan Baru

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 22 Agustus 2022 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 22 278 2652128 segera-ipo-bio-farma-bakal-bentuk-perusahaan-baru-0r5FRcJIH5.jpg Melantai di Bursa (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) berencana melakukan spin off atau membentuk entitas yang baru. Target tersebut akan difinalisasikan pada kuartal IV 2022.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menyebut spin off perlu dilakukan sebelum perseroan melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Yang kita spin off ini yang manufakturnya. Selama ini kan Bio Farma sebagai holding tapi juga produsen vaksin, ada operatingnya, punya pabrik vaksin, mah pabriknya yang kita spin off," ujar Honesti saat acara Ngobrol Pagi (Ngopi) Bareng BUMN di Kementerian BUMN, Senin (22/8/2022).

Di lain sisi, Induk Holding BUMN Farmasi inipun fokus pada produk-produk kesehatan bernilai ekspor ke depannya. Target tersebut masuk dalam peta jalan (roadmap) perusahaan.

Honesti menjelaskan produk-produk yang diekspor bersifat memperbaiki margin perusahaan. Karena itu, manajemen tidak hanya fokus pada pasar domestik, namun juga pasar global.

"Kita akan masuk kepada produk-produk yang tentunya lebih dibutuhkan tidak hanya di Indonesia melainkan juga untuk nilai-nilai ekspor," kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ekspansi produk perseroan di pasar global diikuti dengan peningkatan standar produk Food and Drug Administration. Honesti menilai standar yang lebih tinggi ini memungkinkan hasil produksi perusahaan bisa diterima di pasar Amerika Serikat dan Eropa.

"Kalau kita hanya (sesuai) BPOM standard atau WHO standard, kita tidak akan bisa masuk ke negara-negara dengan standar yang tinggi seperti Amerika Serikat maupun Eropa," ucapnya.

Dia menilai produk Bio Farma berpotensi diterima di pasar luar negeri. Pasalnya, ada sejumlah produk perusahaan pelat merah ini merupakan hasil kolaborasi dengan lembaga riset global.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini