Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga BBM Boleh Naik Asal Tak Lebih dari 20%, Ini Alasannya

Ikhsan Permana , Jurnalis-Selasa, 23 Agustus 2022 |13:54 WIB
Harga BBM Boleh Naik Asal Tak Lebih dari 20%, Ini Alasannya
Pertamina. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diminta agar tak lebih dari 20%.

Di mana permintaan itu datang dari Direktur Eksekutif Next Policy, Fithra Faisal yang menyampaikan saran kepada pemerintah agar tidak menaikan harga BBM lebih dari 20%.

"Kenaikannya mungkin bisa di bawah 20% antara 10% - 15%," ujar Fithra dalam program Market Review di IDX Channel, Selasa (23/8/2022).

Hal itu dilakukan agar dampak dari kenaikan BBM terhadap inflasi tidak terlalu tinggi.

 BACA JUGA:Harga BBM Pertalite Jadi Naik? Jokowi: Semuanya Harus Diputuskan Secara Hati-Hati!

Dia juga mencatat apabila kenaikan harga BBM di bawah 20%, maka inflasi yang ditimbulkan tidak lebih dari 1%.

"Itu akan menimbulkan efek inflasi yang sebenarnya tidak terlalu besar, dibawah 1%," bebernya.

Menurutnya, kalau berbicara dampak inflasi, masih bergantung kepada jenis BBM apa yang akan mengalami kenaikan harga.

Sebab, Jika jenis Pertalite yang dinaikan, dampak inflasi tidak akan terlalu besar.

Alasannya karena efek kekuatannya ke jalur logistik dan transportasi tidak akan terlalu besar jika dibandingkan dengan ketika Solar dinaikan.

"Karena ketika Solar dinaikan, efek kekuatannya akan kemana-mana, transportasi, pergudangan itu akan merembet ke mana-mana," jelasnya.

Melihat hal itu, Fithra berpesan kepada pemerintah apabila ingin menaikan harga BBM jenis solar diharapkan tidak lebih dari 10%.

"Sehingga memang harus kita lihat, saya rasa yang paling bisa dinaikan sekarang adalah Pertalite, Solar mungkin bisa dinaikan namun tidak akan sebesar pertalite, kenaikannya mungkin bisa di bawah 10% untuk Solar," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement