Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dharma Samudera (DSFI) Cetak Kenaikan Laba hingga Rp14,1 Miliar

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Jum'at, 26 Agustus 2022 |12:23 WIB
Dharma Samudera (DSFI) Cetak Kenaikan Laba hingga Rp14,1 Miliar
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Laba PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) naik sebesar 73,9% secara tahunan menjadi Rp14,1 miliar pada semester I-2022, dibandingkan dengan Rp8,06 miliar pada semester I-2021.

Dikutip Harian Neraca, perseroran juga mencatatkan penjualan Rp313,4 miliar atau tumbuh 22% dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp256,3 miliar.

”Pertumbuhan kinerja tersebut didorong oleh antara lain perbaikan kondisi perekonomian global terutama di negara-negara tujuan ekspor dan juga peningkatan permintaan dari para pelanggan pada tengah tahun pertama 2022,” kata Presiden Direktur DSFI, Ewijaya.

 BACA JUGA:IHSG Berpotensi Menguat, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Dia juga menyebut pertumbuhan kinerja juga didukung berbagai langkah penghematan biaya dan peningkatan efisiensi yang terus dilanjutkan. Penjualan DSFI pada semester pertama masih didominasi oleh penjualan ekspor yang mencapai Rp295,85 miliar. Amerika Serikat masih menjadi destinasi pada terbesar untuk ekspor DSFI.

Adapun DSFI akan terus memantau perkembangan kondisi pasar Amerika Serikat, terutama untuk semester II/2022 untuk mengantisipasi risiko resesi di tengah kebijakan pengetatan moneter.

“Ini bagian dari prinsip kehati-hatian sehingga Perseroan dapat mengantisipasi dampak resesi apabila ada kedepannya,” ucapnya.

Kemudian, DSFI juga akan memanfaatkan momentum pertumbuhan kinerja dengan memperluas jaringan penjualan serta memacu penjualan di pasar domestik dan ekspor ke negara tujuan selain Amerika Serikat melalui pengembangan produk-produk yang diminati pasar.

Ewijaya mengaku optimistis penerapan strategi penjualan yang tepat serta langkah-langkah efisiensi yang berkelanjutan dapat mendukung DSFI dalam mencapai target kinerja yang telah ditetapkan untuk tahun ini.

Di mana emiten pengelola hasil tangkapan laut tersebut membidik penjualan sebesar Rp650 miliar pada 2022, naik 25% dari target 2021 yang dipatok Rp520 miliar. Sebagai informasi, perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp650 miliar pada 2022.

Target tersebut naik 25% dari target 2021 yang dipatok Rp520 miliar. Perseroan melihat prospek positif pada 2022 dan akan ada perbaikan seiring dengan perekonomian global yang didukung peningkatan permintaan dari para pelanggan.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement