Meski begitu May menyebut tetap sadar diri akan posisinya di rumah tersebut.
"Dianggap keluarga tapi tetap sesuai koridor aku sebagai pembantu yang tugasnya membantu," katanya.
Lalu, dia mengaku sebelum bertemu keluarga dr Gary sempat bekerja di Arab 10 tahun.
"Di situ aku bersyukur saya kerja di Arab 10 tahun is so bad, nggak ada baiknya orang (majikannya), di sini kok saya menemukan dr Gary. Aku makanya nggak mau ninggalin," ucapnya.
May sendiri memang sudah bekerja untuk keluarga dr Gary selama 21 tahun.
Kemudian, May mengaku kalau diberi bayaran oleh keluarga dr Gary sebesar Rp50 juta - Rp60 juta.
"Sebulannya ada Rp50 juta - Rp60 juta lebih," sebutnya.
Walaupun jauh dari Tanah Air, dia berharap apa yang dilakukan ini dapat memenuhi semua kebutuhan keluarganya di Indonesia.
"Kerja demi keluarga di Indonesia, memperbaiki ekonomi, memperbaiki kehidupan saudara-saudara, nggak cuma orang tua tapi juga keponakan, adik, semuanya sudah pernah saya bantu," pungkasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.