Share

Negara Tanggung Pensiunan PNS Rp2.900 Triliun, Uangnya Ada Enggak?

Michelle Natalia, Sindonews · Senin 29 Agustus 2022 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 320 2656913 negara-tanggung-pensiunan-pns-rp2-900-triliun-uangnya-ada-enggak-V1J8PcTvuU.jpg PNS. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan menjelaskan soal dana pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mencapai Rp2.929 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata langsung merincikan kewajiban jangka panjang itu terdiri dari pemerintah pusat sebesar Rp935,67 triliun dan pemerintah daerah Rp1.994 triliun.

"Kalau ada yang nanya itu ada uangnya nggak? Nggak ada, kan kita pay as you go. Aman nggak? Insya Allah aman. Angka Rp2.900 triliun adalah representasi dari kewajiban pemerintah karena menyelenggarakan program pensiun," ujar Isa di Kantor Dirjen Anggaran Kemenkeu di Jakarta, Senin (29/8/2022).

 BACA JUGA:Pensiunan PNS Disebut Jadi Beban Negara, Skema Uang Pensiun Diubah

Tak hanya itu, realisasi anggaran dana pensiun PNS yang telah disalurkan pemerintah dalam lima tahun terakhir terus meningkat.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Hingga akhir 2022, angka dana pensiun diperkirakan mencapai Rp119 triliun, meningkat dari tahun 2021 yang sebesar Rp112,29 triliun, tahun 2020 Rp104,97 triliun, tahun 2019 Rp99,75 triliun, dan tahun 2018 Rp90,82 triliun.

"Itu yang kemudian bikin cemas kita. Tambah besar jelas, yang pensiun tambah banyak, usia harapan hidup orang yang pensiun juga lebih panjang sekarang sehingga pembayaran pensiun akan lebih besar," ungkap isa.

Maka dari itu, saat ini Kemenkeu tengah mengkaji usulan perubahan skema pembiayaan pensiun PNS dari sistem pay as you go menjadi fully funded.

Skema fully funded ini berarti pemerintah menyisihkan dana pensiun setiap bulannya semenjak PNS itu mulai bekerja.

"Saat ini, bisa dikatakan kita belum memiliki pola terbaik. Orang itu misalnya dinikmati jasanya misal 15 tahun yang lalu. Kita membayar kegiatan pekerjaan yang sudah di masa lalu, apakah kedepan akan terus seperti itu? Jasa saya hari ini dibayar generasi depan? Kita akan menata itu, jadi sekarang ada yang mengatakan sebaiknya menggunakan fully funded, agar pembiayaan dana pensiun tidak menjadi beban orang atau PNS generasi yang akan datang," pungkas Isa.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini